Daftar Harga Bumbu Giling Di Pasar Cik Puan
Hanya sebagian pedagang yang tampak melakukan transaksi jual beli dengan masyarakat. Itu pun hanya
Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Hendri Gusmulyadi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Situasi pasar Cik Puan Jalan Tuanku Tambusai usai pelaksanaan shalat Idul Adha (menjelang shalat Jumat), Jumat (1/9/2017), terpantuau belum terlalu ramai atas kunjungan masyarakat yang membeli bumbu dapur untuk memasakak daging Qurban.
Hanya sebagian pedagang yang tampak melakukan transaksi jual beli dengan masyarakat. Itu pun hanya terlihat di bagian depan pasar.
Masuk ke dalam pasar, para pedagang terlihat sepi pembeli, salah satunya adalah Eti, penjual bumbu dapur.
Baca: Baliho Bertuliskan Bukan Calon Gubernur Bertebaran di Pekanbaru
Saat ditanyai Tribun, Eti mengaku belum banyak masyarakat yang datang membeli kebutuhan bumbu dapur. Hal itu diperkirakannya, usai shalat Idul Adha masyarakat harus menjalankan kewajiban shalat Jumat.
"Jadi mungkin karena waktu cukup pendek usai shalat Id. Jadi masyarakat enggan ke pasar, mungkin usai jumat baru ramai yang beli bumbu," ungkap Eti.
Lonjakan pembeli bumbu dapur sebut dia, biasa terjadi pada keesokan hari setelah hari raya Idul Adha, Sabtu (2/9/2017).
"Mudah-mudahan besok lebih ramai, amin," ucapnya.
Tidak ada kenaikan harga pada bumbu dapur. Seperti kata Eti, harga masih normal seperti biasanya.
Untuk bumbu giling, biasa diminta dan dijual ke masyarakat dengan jumlah per ons.
Di Pasar Cik Puan, bumbu giling Lingkuas berada di kisaran Rp. 2.000 per ons, serai Rp. 2.000, jahe Rp. 3.000, cabe giling Rp. 4.000, bawang putih Rp. 5.000 per ons, bawang merah Rp. 4.000, kunyit Rp. 2.000, dan bumbu soto Rp. 5.000 ons.
"Ada juga yang minta sekedar kebutuhan saja. Ada yang minta bumbu giling cukup 2000 saja, 3000 saja dan lain-lain," jelas Eti. (dri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/cik-puan-ok_20170901_125426.jpg)