Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kepala Wanita Ini Ditembak Perampok Gara-gara Mau Menolong Suaminya

Sutarno (68), ayah Sudarno, masih terpukul atas peristiwa yang menimpa anak dan menantunya tersebut.

Tayang:
Editor:
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kesadisan perampok bersenjata api yang merenggut nyawa Sri Winarti menimbulkan duka mendalam bagi keluarga besar korban di Kampung Gaya Baru VII, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah.

Pasalnya, Sri dan suaminya, Sudarno, selama ini sangat peduli terhadap kondisi keluarga.

Pasangan suami istri itu pun menjadi tulang punggung perekonomian keluarga besarnya.

 

Sutarno (68), ayah Sudarno, masih terpukul atas peristiwa yang menimpa anak dan menantunya tersebut.

Ia tak menyangka para perampok tega menghabisi menantunya, dan melukai putranya pada Selasa (29/8/2017) lalu.

Bahkan, lelaki tua itu mengaku tak bisa berpikir apa-apa lagi ketika mendapat kabar dari kepolisian.

"Saya terkejut gak karu-karuan waktu dengar anak saya ditembak. Saya waktu itu lagi di kebun garap tanah," kata Sutarno saat disambangi di kediamannya di Kampung Gaya Baru VII, Rabu (30/8/2017).

Pasutri warga Kampung Gaya Baru, Lamteng, menjadi korban perampokan saat berboncengan dengan sepeda motor, Selasa pagi.

Sudarno mengalami luka tembak di bagian dada dan kini masih dirawat intensif.

Sedangkan istrinya, Sri Winarti tewas dengan luka tembak di kepala. Pelaku yang diperkirakan dua orang itu, membawa kabur uang Rp 76 juta.

Sutarno semula mengira tidak ada korban jiwa dalam peristiwa perampokan itu.

Karena itulah, begitu mendengar kabar penembakan, ia langsung tancap gas naik motor menuju lokasi kejadian di Sri Kencono (SK) I.

Di perjalanan, Sutarno mendapat telepon yang menginformasikan bahwa korban sudah dibawa ke Gaya Baru VII.

Saat itulah, pikirannya mulai kacau. Ia pun mengaku tubuhnya gemetar saat memikirkan kondisi anak dan menantunya.

"Saya sudah di SK II, kata yang telepon korban sudah dibawa ke rumah. Saya langsung gemetar memikirkan kondisi mereka. Tapi begitu sampai rumah kok gak ada orang. Ternyata jenazah dibawa ke puskesmas untuk didata oleh polisi," ujarnya.

Sutarno menuturkan, tak ada firasat sebelumnya tentang musibah yang dialami anak dan menantunya tersebut.

Pada hari nahas itu, Sudarno dan Sri berangkat kerja seperti biasa, yakni berboncengan menggunakan sepeda motor.

Keduanya bekerja sebagai karyawan pabrik pengolahan tapioka di Seputih Surabaya.

"Mereka tidak pernah punya masalah apa-apa. Di tempat kerja juga tak pernah mengeluh ada masalah," katanya.

"Tapi, saya sekarang ini sudah ikhlas dengan musibah ini," imbuhnya.

Pengakuan Korban

Maryono, adik Sudarno, berharap kepolisian bisa mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan dan perampokan itu.

"Ini sangat kejam. Mereka sudah merampok tetapi tetap menembak. Semoga saja hukuman yang mereka lakukan dapat balasan setimpal," ujar Maryono.

Ia mengaku saat ini sudah berkomunikasi dengan sang kakak.

Berdasarkan keterangan Sudarno, keduanya saat itu membawa uang perusahaan.

Di tengah perjalanan, motor yang mereka kendarai tiba-tiba dihentikan oleh pelaku yang mengendarai motor Kawasaki KLX warna hijau.

Pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan meminta tas yang dibawa Sri Winarti.

"Mereka memepet dan mengeluarkan senjata api. Kemudian si pelaku menembakkan pelurunya dan mengenai bahu kakak saya. Namun, karena kakak saya masih belum terjatuh, kemudian si pelaku menendang kakak saya hingga tersungkur ke parit. Mbak Sri waktu berteriak minta tolong. 'Mas Darno. Tolong-tolong'," kata Maryono menirukan perkataan Sudarno.

Setelah itu, pelaku lainnya menyerang Sri yang ingin menolong suaminya. Namun, pelaku yang semula melepaskan tembakan, memberikan perintah supaya menembak Sri.

Perintah itu dilaksanakan. Sri ditembak pada bagian kepala. Saat Sri tergeletak bersimbah darah, pelaku masih berusaha menembak lagi ke arah Sudarno. (*)

Berita ini sudah terbit di Tribun Bali dengan judul Sadis, Bermaksud Tolong Suaminya Sri Winarti Tewas Ditembak Perampok Tepat di Bagian Kepalanya

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved