Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Demokrat Riau Buka Penjaringan, Badrun: Semua Calon Berpeluang Sama

"Untuk pengambilan formulir boleh diwakilkan, tapi kalau untuk mengembalikan kita harapkan bakal calon

Penulis: Alex | Editor:
Logo Partai Demokrat 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terhitung mulai tanggal 6 September 2017, DPD Demokrat Riau membuka penjaringan untuk calon gubernur Riau, pemililan kepala daerah 2018 mendatang.

Penjaringan tersebut akan dibagi jadi dua tahap, pertama untuk pengambilan formulir dari tanggal 6 sampai 13 September 2017, kemudian pengembalian formulir dari tanggal 14 sampai 20 September 2017.

"Untuk pengambilan formulir boleh diwakilkan, tapi kalau untuk mengembalikan kita harapkan bakal calon datang langsung. Kalau benar-benar tidak bisa dan berhalangan hadir, kita berikan kesempatan dengan membuat surat kuasa untuk diwakilkan," kata salah seorang anggota tim penjaringan, Tony Hidayat kepada Tribun, Senin (4/9).

Baca: September Dispora Riau Gelar Kejurda Mahasiswa 2017

Ada yang berbeda teknis penjaringan yang dilakukan oleh tim Pilkada Demokrat ini, dimana bakal calon yang mendaftar membawa surat hasil survey terakhir yang bersangkutan, saat pengembalian formulir ke Demokrat.

"Itu salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh bakal calon yang akan mendaftar, dan wajib ada," imbuh Tony Hidayat.

Hal berbeda lainnya yang dilakukan pihak Demokrat adalah, antinya bakal calon yang sudah mendaftar, dan lolos verifikasi, akan dilakukan poling oleh Demokrat dengan cara memajang foto bakal calon di spanduk, depan kantor DPC Demokrat kabupaten/kota.

"Nantinya masyarakat bisa memberikan masukan kepada kita melalui SMS, sehingga kita nanti akan kroscek laporan dari masyarakat tersebut," ulasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPD Demokrat Riau, Anas Badrun yang juga merupakan ketua tim penjaringan tersebut menyampaikan, siapa pun yang akan diusung ada di tangan DPP Demokrat.

Ia juga memastikan, proses seleksi yang dilaksanakan, akan dilakukan secara fair dan profesional. "Sesuai denga Rakornas yang diadakan di Lombok beberapa waktu lalu, bahwa calon yang dipilih harus memiliki kapabilitas. Dan satu yang mesti diingat, semua calon memiliki peluang yang sama," tuturnya. (ale)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved