Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Formasi 50 Jet Tempur TNI AU dan RSAF di Langit Pekanbaru

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengungkapkannya kepada wartawan di

Penulis: Ilham Yafiz | Editor:
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Fly pass bersama menampilkan berbagai formasi, diantaranya adalah formasi arrow dan formasi membentuk angka 50 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura mencatatkan sejarah baru dengan peringatan RISING 50. Rising merupakan si gkatan dari Rwpublik Indonesia dan Republik Singapura. Peringatan ini dilakukan antar sesama angkatan udara kedua negara baik TNI AU maupun Republik of Singapura Air Foce (RSAF).

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengungkapkannya kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (7/9/2017). Kegiatan Rising 50 sendiri merupakan atraksi Flypas jet tempur kedua negara di udara dengan membentuk formasi angka 50.

"Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Kedua negara melakukan 'flypast' dengan formasi angka 50 dengan baik," ungkapnya.

Kegiatan ini melubatkan 20 pesawat F16 Angkatan Udara Indonesia dan Singapura. Swluruhnya menyelesaikan misi "flypast" dengan membentuk angka 50. Misi tersebut menandakan peringatan hubungan diplomatik kedua negara yang ke 50 tahun.

KASAU tidak hanya datang ke Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru untuk sekedar memberikan statemen kepada media. Ia turut ikut terbang pada salah satu F16 yang dipiloti oleh Letkol Yoga Ambara. Selain KASAU, Chief of Airforce Major General Mervyn Tan atau pimpinan Republic of Singapore Airforce juga turut terbang dalam salah satu F16 angkatan udaranya.

Selain firmasi angka 50, juga dilakukan formasi "arrow ahead" dan "bom burst". Formasi terakhir dilakukan oleh enam jet temput jenis F15 dari RSAF. Kegiatan "flypast" ini merupakan latihan untuk pelaksanaan kegiatan yang sebenarnya nanti di Singapura.

"Ini menunjukkan hubungan kedua negara semakin baik, dan semakin erat," sebut KASAU.

Diwawancarai terpisah, Chief of Airforce RSAF MG Mervyn Tan mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan hal yang beserjarah antar kedua negara. Sejarah karena terbang bersama dengan formasi 50 merupakan formasi yang sulit. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved