Diskriminasi Masih Dirasakan SLB Sekar Meranti
Bahkan ada anak-anak penyandang disabilitas seringkali dikurung, dikucilkan dan tidak mendapatkan
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor:
Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW
TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kepala Sekolah SLB Sekar Meranti, Syafrizal mengungkapkan anak-anak Disabilitas di desanya masih mendapatkan diskriminasi.
Menurutnya, keluarga dan masyarakat di Rangsang Barat masih ada yang malu jika anak mereka penyandang disabilitas.
Bahkan ada anak-anak penyandang Disabilitas seringkali dikurung, dikucilkan dan tidak mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan.
"Padahal mereka lebih membutuhkan pendidikan dibandingkan anak normal pada umumnya," ujarnya, Jumat (8/9/2017).
Bahkan, diskriminasi tersebut pernah dialami anak-anak SLB Sekar Meranti pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 kemarin.
"Murid-murid merasa diasingkan, mereka tidak diundang dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih di Kantor Camat Rangsang Barat. Padahal seluruh sekolah diundang," ujar Syafrizal.
Karena tidak diundang, pihak sekolah berinisiatif menggelar upacara pengibaran bendera HUT RI di halaman sekolah.
"Sedih rasanya melihat mereka dipandang sebelah mata. Untuk menghibur mereka, kami mengelar lomba lari dalam karung dan tarik tambang," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ujian-nasional-slb-sri-munijab_20170502_125830.jpg)