Menteri Airlangga Resmikan Areal Pabrik Sinar Mas Cepsa di Dumai

Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food, Franky O. Widjaja menyebut bahwa bisnis Minyak Kelapa

Menteri Airlangga Resmikan Areal Pabrik Sinar Mas Cepsa di Dumai
Tribun Pekanbaru/ Fernando Sikumbang
Satu sudut lokasi plant Sinar Mas Cepsa di areal PT.Energi Sejahtera Mas Lubuk Gaung. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Areal PT.Energi Sejahtera Mas Lubuk Gaung akhirnya diresmikan langsung oleh Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartato, Kamis (14/9/2017). Areal ini dibangun oleh Sinarmas Cepsa, yang merupakan perusahaan patungan antara Golden Agri Resources dan CEPSA, Perusahaan Kimia asal Spanyol.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartato mengatakan bahwa pemerintah mendorong hadirnya industri. Maka pemerintah mendorong investasi untuk terus datang berinvestasi, terutama di bidang pengolahan Kelapa Sawit. Sebab komoditi Minyak Kelapa Sawit masih menjadi komoditi strategis.

Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food, Franky O. Widjaja menyebut bahwa bisnis Minyak Kelapa Sawit adalah komoditi strategis di Indonesia. Bahkan menjadi satkomoditi Ekspor andalan di indonesia. Sehingga Sinar Mas Cepsa meghadirkan Pabrik Oleokimia di Kota Dumai.

"Kita menghadirkan pabrik oleokimia berkualitas internasional di Dumai. Pabrik ini dibangun bersama Cepsa," ujar Franky lewat sambutannya.

Menurutnya, Sinar Mas Cepsa adalah perusahaan patungan, jadi Sinar Mas
menyediakan Kelapa Sawit sedangkan Cepsa menyediakan teknologi pengolahan kimia. Maklum Cepsa sudah berpengalaman teknologi manufaktur di bidang pengolahan kimia.

Ia juga mengapresiasi pemerintah Indonesia dan dukungan pihak terkait di Dumai. Maka Sinar Mas Cepsa berupaya untuk menghadirkan beragam pepduk berkualitas dan mebgaut pengolahan air. "Jadi kita berusaha merealisasikan produk terbaik dari sini," jelasnya.

Areal perusahaan ini sudah dibangun sejak tahun 2012 silam. Proses pembangunan akhirnya rampung pada penghujung tahun 2016 silam. Tapi pabrik oleokimia ini beroperasi penuh pada April 2017 lalu. (fer)

Penulis: Fernando
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved