Peringati Hari Tani Nasional, FPR Gelar Piket Aksi di Kandis
FPR yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi seperti Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA),
Penulis: Syahrul | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka memperingati Hari Tani pada 24 September 2017, Front Perjuangan Rakyat (FPR) melaksanakan aksi dalam momentum tersebut.
Disampaikan oleh Koordinator FPR Mulyono pada Jumat (22/9/2017), pihaknya memulai kegiatan dengan melakukan aksi piket sejak 20 September lalu di sejumlah titik di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
"Kami memutuskan lokasi aksi akan berpusat di tengah lokasi perkebunan PT Sinar Mas di Kandis," kata Mulyono melalui jaringan selular.
FPR yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi seperti Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Serikat Perempuan Indonesia (Seruni) dan Pemuda Baru Indonesia (PemBaru Indonesia) sejak awal tahun lalu aktif melakukan kegiatan pengorganisiran terhadap masyarakat petani di kawasan tersebut.
Dalam aksi tersebut, FPR fokus pada beberapa isu utama yang akan disuarakan hingga puncak aksi yang jatuh pada 25 September mendatang di lokasi yang sama di Kecamatan Kandis, Siak.
"Dalam aksi ini, kami ingin menyuarakan, agar pemerintah menghentikan program landreform palsu yang selama ini digulirkan dan segera menjalankan program landreform asli sebagaimana diaturkan di dalam undang-undang agraria," ungkapnya.
Mulyono menjelaskan, penerapan landreform sejatinya berada dalam aturan UUPA yang dikeluarkan pada 24 September 1960. Aturan tersebut merupakan produk kebijakan lahir dari perjuangan panjang kaum tani untuk memperbaiki nasib dan memperoleh keadilan.
"Sebagai aliansi organisasi massa rakyat demokratis nasional yang menentang praktek imperialisme, feodalisme dan kapitalis birokrat, kami ingin menjadikan momen hari tani sebagai momentum untuk menyuarakan perjuangan para petani yang masih belum mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah Indonesia," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/konflik-pembebasan-lahan-sengketa-lahan_20170821_171426.jpg)