Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

VIDEO: Gunung Api Meletus Viral dan Bikin Heboh, Bukan Gunung Agung, Ternyata Terjadi Disini!

"Di YouTube beredar video Gunung Agung meletus dahsyat. Ini Hoax. Video tersebut adalah letusan Gunung .......

Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM -- Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho memastikan, video dalam channel Youtube Voice Video berjudul Gunung Agung Dahsyat Meletus Beberapa Saat Lalu, adalah hoax.

Video yang beredar luas di dunia maya itu, kata Sutopo, adalah rekaman letusan Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara.

"Di YouTube beredar video Gunung Agung meletus dahsyat. Ini Hoax. Video tersebut adalah letusan Gunung Sinabung. Gunung Agung belum meletus," tulisnya sembari menautkan video hoax, Minggu (24/9/2017) malam.

Sutopo menyebut, rekaman video berdurasi 51 detik yang dapat diakses lewat tautan https://youtu.be/qY0Slvcr6pI itu adalah berita bohong. Sebab, hingga Minggu (24/9/2017), Gunung Agung masih belum meletus.

"Hoax. Ini letusan G. Sinabung tahun 2015 yang disebarkan oleh oknum dan mengatakan letusan Gunung Agung. Sampai saat ini Gunung Agung belum meletus," tulisnya sembari membagikan video dalam akun twitter-nya @SUTOPO_BNPB pada Minggu malam.

Sebelumnya, Sutopo menjawab, walaupun Gunung Agung masih berstatus awas, tetapi hingga Minggu (24/9/2017) sekira pukul 06.00 Wita, waktu postingan dibuat, Gunung Agung masih belum meletus.

Baca: VIDEO: Saksi Mata Pembunuhan Brigjen D.I. Panjaitan: Papi Ditembak Dua Kali

"Gunung Agung pagi ini 24/9/2017. Belum meletus. Tidak ada abu vulkanik. Status awas. Radius 9km dan sektor 12km berbahaya," katanya.

Ia pun menuliskan bahwa Bali tetap aman dikunjungi, area berbahaya hanya radius 12 kilometer dari gunung berapi tersebut. Sutopo mengimbau agar masyarakat jangan menyebarkan berita hoax dalam situasi saat ini.

"Pariwisata Bali tetap aman. Jangan menyebarkan berita menyesatkan bahwa Bali tidak aman krn Gunung Agung (status) Awas. Silahkan berkunjung Bali," ujarnya.

Berulang kali Sutopo mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi bohong atau hoax. Sutopo sempat menemukan informasi palsu tentang meletusnya Gunung Agung serta ancaman abu vulkanis yang mengancam hingga kawasan Jawa Timur.

Kabar itu disampaikannya lewat akun twitternya @SUTOPO_BNPB pada Minggu (24/9/2017) malam. Dalam postingannya, dirinya menyesalkan adanya kabar hoax lantaran menyesatkan masyarakat, khususnya pengungsi Gunung Agung saat ini.

Sebab, sebuah foto yang merupakan tangkapan layar itu berisi kalimat peringatan yang mengancam warga Bali hingga Surabaya dan wilayah Jawa Timur. Dalam tulisan disebutkan jika letusan Gunung Agung akan sangat dahsyat, debu vulkanis dapat mencapai Surabaya seperti pada 1963 silam.

"Di saat ribuan warga G.Agung mengungsi, masih saja ada orang yang menyebarkan berita menyesatkan dan bohong. Ini Hoax," cetusnya.

Terkait PVMBG yang disebutkan merupakan salah satu sumber informasi, Sutopo kembali memosting bahwa PVMBG tidak dapat mengonfirmasi kabar hoax tersebut, terlebih kalimat yang menyebut 'Gunung Agung meletus malam ini'.

"PVMBG tdk dpt memastikan kebenaran info tsb. PVMBG & seluruh ahli gunungapi dunia, belum ada yg mampu memastikan kapan meletus," tegasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved