Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

DPMD Bengkalis Pastikan Rasionalisasi Anggaran Tidak Berdampak ke ADD Desa

Alokasi Dana Desa (ADD) berasal dari APBD Bengkalis 2017 dipastikan tidak ada pemotongan

Penulis: Muhammad Natsir | Editor:
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Alokasi Dana Desa (ADD) berasal dari APBD Bengkalis 2017 dipastikan tidak ada pemotongan meskipun kondisi APBD Bengkalis saat ini defisit.

Hal ini diungkap Plt Kepala Dinas Pemberdayaam Masyarakat dan Desa (DPMD) Bengkalis Yuhelmi, Jumat (6/10) pagi.

"Kita pastikan meskipun terjadi rasionalisasi tidak akan berdampak pada pemotongan ADD desa di Bengkalis, " ungkap Yuhelmi.

Sehingga para Kepala desa di Bengkalis tidak perlu khawatir terkait hal ini. Pemerintah Bengkalis tidak akan melakukan pemotongan ADD tersebut.

"Dana desa itu merupakan keputusan Bupati dan sudah dialokasikan khusus jadi tidak akan berdampak dengan terjadinya rasionalisasi anggaran nantinya, " jelasnya.

Baca: Mata Wanita Ini Buta Akibat Kebiasaan yang Mungkin Sering Kamu Lakukan! ! !

Menurut dia ADD ini juga sudah diserahkan kepada setiap desa untuk tahap pertama awal pertengahan tahun 2017 kemarin. "Tinggal menunggu penyaluran ADD tahap kedua saja lagi, " jelas Yuhelmi.

Yuhelmi mengatakan, defisit Anggaran hanya berdampak terhadap pembinaan. Karena anggaran pembinaan dilakukan rasionalisasi karena adanya defisit anggaran tahun ini.

"Akibat defisit ini, kita rasionalisasikan anggaran untuk pembinaan pengelolan ADD, jadi sampai akhir tahun tidak ada lagi pembinaan kita, ini yang menjadi dampak bagi desa terkait rasionalisasi. Bukan pemotongan ADD desa, " jelas Yuhelmi.

Baca: Bentrokan Mahasiswa FISIP dan Teknik, Begini Klarifikasi Resmi Rektor Universitas Riau

Seperti diketahui, defisit APBD bengkalis diperkirakan mencapai Rp 600 miliar. setiap SOPD dilingkungan Pemerintah Bengkalis akan melakukan rasionalisasi anggaran masing masing. Rasionalisasi setiap OPD diperkirakan sebesar 20 persen.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved