Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kampar

Masih Ingat Bayi yang Ditemukan di Meja Dagang Gorengan? Begini Kabarnya Sekarang

Sebelumnya, Ketua TP-PKK Kampar, Nur'aini Azis menjenguk bayi itu di RSUD Bangkinang, Rabu (11/10/2017).

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Afrizal
tribunpekanbaru/nando
Ketua TP-PKK Kampar, Nur'aini Azis menjenguk bayi itu di RSUD Bangkinang, Rabu (11/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Nasib bayi perempuan malang yang dibuang, Sabtu (7/10/2017) lalu, belum diputuskan.

Bayi yang masih berusia kurang dari sebulan itu masih dirawat di RSUD Bangkinang hingga Kamis (12/10/2017).

Kepala Dinas Sosial Kampar, Dahlan mengungkapkan, bayi itu masih dirawat pihak rumah sakit sambil menunggu pihak yang mengaku bertanggung jawab.

Baca: Dipaksa Nikah, Bocah 8 Tahun Meninggal di Malam Pertamanya, Kemaluan Alami Pendarahan

Baca: Mengejutkan, Ditanya Kapan Lamaran, Pria Ini Malah Minta Izin Berzina pada Orangtua Si Gadis

Namun sampai sekarang belum ada pihak yang mengklaim bayi itu.

"Kita tunggu dalam tujuh hari bagi pihak yang merasa orang tua bayi itu," ungkapnya, Kamis siang.

Dahlan menjelaskan, pemerintah menunggu laporan dari orang tua kandung karena bayi bisa saja diculik.

Namun jika dalam tujuh hari tidak ada laporan, maka bayi itu akan diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Riau.

"Dinas Sosial Provinsi bersama lembaga terkait akan mencari orang tua asuh bayi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Dahlan. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinsos Riau.

Baca: Puntung Rokok Menyambar Bantal, Bocah 4 Tahun Nyaris Tewas

Baca: Hati-hati yang Suka Arisan, Jangan Bernasib Seperti Perempuan Ini, Rugi Rp 84 Juta.

Bayi ditemukan di Bangkinang Kota, Sabtu (7/10/2017) lalu.

Jika dihitung tujuh hari, batas waktu menunggu klaim orang tua kandungnya pada Sabtu (14/10) nanti.

Sebelumnya, Ketua TP-PKK Kampar, Nur'aini Azis menjenguk bayi itu di RSUD Bangkinang, Rabu (11/10/2017).

Matanya sempat berkaca-kaca saat mendekap bayi itu di pelukannya.

Ia masih berharap orang tua kandungnya menjemput bayi itu.

Alasannya, bayi itu masih membutuhkan ASI eksklusif.

Ini demi kasih sayang yang utuh dari orang tuanya kepada bayi tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved