Video: Hoyak Tabuik Berlangsung di Dumai, Ini Dia Tujuannya

Bunyi khas Gendang dan Tassa terdengar bertalu-talu saat mereka menggiringi Tabuik yang dilepas dari depan Mapolres Dumai

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Ribuan orang warga Kota Dumai memadati Jalan Sudirman, Minggu (15/10/2017).

Bunyi khas Gendang dan Tassa terdengar bertalu-talu saat mereka menggiringi Tabuik yang dilepas dari depan Mapolres Dumai, Jalan Sudirman menuju Bukit Gelanggang, Kota Dumai.

Panitia Pelantikan Generasi Muda Pariaman (Gempar) Dumai menggelar Hoyak Tabuik.

Mereka ingin memperkenalkan Tabuik kepada masyarakat Dumai.

Baca: Terkuak, 11 Fakta Pembunuhan Nenek Tiamah, Pelaku Cucu Kesayangan, Apa Motifnya?

Baca: 11 Ciri Wanita Mandul Sejak Remaja, No 10 Dialami Banyak Orang

Baca: Cegah Masuknya Kuman. Begini Cara yang Benar Mencuci Tangan

"Kami ingin memperkenalkan Tradisi Tabuik kepada masyarakat," ujar Panitia, Ridwan Tanjung kepada Tribun, Minggu siang.

Di Pariaman, dulunya Hoyak Tabuik dilaksanakan pada bulan Muharram, untuk memperingati wafatnya Husein, Cucu Nabi Muhammad SAW.

Kemudian, kegiatan itu berubah menjadi budaya sekaligus untuk menarik wisatawan ke Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, setiap 10 Muharram. (*)

Penulis: Fernando
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved