Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Warga Kampar Kiri Tunggu Komitmen Dewan

Ratusan masyarakat dan Mahasiswa dari lima Desa terisolir di Kampar Kiri Kabupaten Kampar Senin (16/10/2017) melakukan aksi

Penulis: Nasuha Nasution | Editor:
Ratusan orang warga dan mahasiswa lima desa terisolir di Kampar Kiri Kabupaten Kampar Senin (16/10/2017) pagi, melakukan aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Riau. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Ratusan masyarakat dan Mahasiswa dari lima Desa terisolir di Kampar Kiri Kabupaten Kampar Senin (16/10/2017) melakukan aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Riau.

Massa ini menuntut agar pada APBD Riau 2018 dimasukkan anggaran untuk pembangunan jalan ke daerah mereka yang mana sejak kemerdekaan tak kunjung ada pembangunan.

"Kami akan Duduki Gedung Dewan sampai tuntutan kami dipenuhi, "ujar Amirullah masyarakat dari Kampar Kiri kepada Tribun.

Sebelumnya massa ini juga sudah sempat berjuang ke kantor Dinas PU dan memperjuangkan nasib mereka. Bahkan sempat Menginap semalam di Kantor PU.

Setelah melakukan demo di pagar Gedung Dewan, akhirnya rombongan demo diterima Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman bersama anggota Dewan lainnya Markarius Anwar menyambut demonstran.

Setelah melalui pertemuan tersebut, disepakati permohonan warga lima Desa, yakni Dewan berjanji akan masukkan anggaran ke APBD 2018 mendatang.

Kemudian Dewan berjanji akan merespon tuntutan dari masyarakat tersebut. Selanjutnya Dewan juga dalam 10 hari kerja kedepan akan menginformasikan kepada masyarakat terkait perkembangan tuntutan dari masyarakat Kampar Kiri itu.

Dengan adanya kesepakatan tersebut akhirnya demonstran membubarkan diri dengan tertib, namun mereka berjanji akan mengawal terus kesepakatan dengan DPRD tersebut hingga terealisasi permintaan mereka.

"Kami sudah ada diterima Dewan dan kami berharap tidak ada dusta lagi. Semua kesepakatan yang dibuat harus disepakati Dewan untuk membantu memasukkan anggaran pembangunan jalan ke Desa kami, "ujar Amirullah.

Karena dalam pertemuan itu juga lanjut Amirullah, DPRD melalui Noviwaldy Jusman kembali berjanji untuk rigit dan aspal jalan alternatif lipatkain menuju Lubuk Agung Desa IV koto setingkai.

"Ada 15 miliar yang akan dialokasikan untuk itu. Tapi rakyat kembali menunggu kepastian panjang jalan yang akan disetujui dalam 10 hari kedepan,"jelas Amirullah.

Jalan akses dari Lipatkain ke Lubuk Agung tersebut juga merupakan akses bisa langsung tembus ke Sumatera Barat. Selama ini akses jalan tersebut tak pernah dibangun.

Baca: Hati-Hati Tinggalkan HP Dicharger, Balita ini Alami Luka Mengerikan

Sementara itu Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan pihaknya siap melaksanakan dan menjalankan jika sudah ada Komitmen di Dewan.

"Kita siap melaksanakan kegiatan dimaksud, perencanaannya juga sudah ada tinggal lagi ketersediaan dananya, kita lihat saja pembahasan di Dewan nanti, karena masih pembahasan," ujar Dadang kepada Tribun.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved