Bantuan Rumah Ibadah Masih Tunggu Regulasi Jelas

Bantuan Hibah untuk Rumah ibadah masih ditiadakan Pemerintah Provinsi Riau karena belum ada regulasi yang tepat

Bantuan Rumah Ibadah Masih Tunggu Regulasi Jelas
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Bantuan Hibah untuk Rumah ibadah masih ditiadakan Pemerintah Provinsi Riau karena belum ada regulasi yang tepat untuk pengaturan penyaluran Hibah rumah ibadah tersebut.

"Untuk bantuan rumah ibadah harus ada regulasinya, dan harus ada kehati-hatian. Tidak bisa kita sembarangan menyalurkan dana hibah,"ujar Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi kepada Tribun Selasa (17/10).

Selama ini pemerintah sempat menyalurkan Hibah berupa bantuan material bangunan untuk rumah ibadah, bukan dalam bentuk uang langsung. Namun lagi-lagi Pemerintah takut dalam penyalurannya nanti salah dan tak tepat sasaran.

"Rumah Ibadah seperti apa yang menjadi prioritas kan belum ada regulasinya yang jelas juga, makanya kami sangat hati-hati sekali dalam menangani dana hibah ini, "ujar Ahmad Hijazi.

Bahkan jika ada yang salah nantinya dalam penyaluran dan penggunaan dana hibah, jika disalurkan dengan dana langsung bisa jadi mengancam pengurus rumah ibadah masuk penjara.

Baca: Dua Anjing Husky ini Ditelantarkan Dengan Catatan Mengharukan

"Kita tidak ingin terjadi nanti pengurus rumah ibadah masuk penjara. Kan lucu nanti, makanya kita pelan-pelan dulu, "ujarnya.

Kedepan lanjut Sekda pihaknya akan mengupayakan ada regulasi yang mengatur soal Hibah untuk Rumah ibadah dan aturan tersebut betul-betul tidak menimbulkan persoalan.

"Membantu rumah ibadah itu sangat baik. Makanya semua yang baik dan harus dimulai dengan yang baik juga, itulah aturannya yang harus disiapkan, "ujar Sekda.

Sekda tidak membantah juga jika selama ini penyaluran Hibah bantuan rumah ibadah tidak tahu mana yang menjadi prioritas karena biasanya yang menerima Hibah adalah rumah ibadahnya yang itu-itu saja.

Penulis: Nasuha Nasution
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved