Tepat Hari Pahlawan, Jokowi Bacakan Usulan 9 Nama Pahlawan Terbaru

Sembilan nama itu berasal dari delapan provinsi dan merupakan hasil laporan dari Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP)

Tepat Hari Pahlawan, Jokowi Bacakan Usulan 9 Nama Pahlawan Terbaru
BIRO PERS/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo mengungkapkan kemarahan ketika ditanya sejumlah wartawan terkait kasus dugaan pencatutan namanya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam permintaan saham Freeport, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/12/2015). Presiden Joko Widodo menegaskan tidak boleh ada pihak mana pun yang bisa mempermainkan kewibawaan lembaga negara karena hal ini menyangkut soal kepatutan, kepantasan dan moralitas. TRIBUNNEWS/BIRO PERS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Kementerian Sosial telah mengusulkan sembilan nama pahlawan nasional terbaru untuk dibacakan Presiden Joko Widodo pada tanggal 10 November 2017 mendatang yang tepat bersamaan dengan Hari Pahlawan Nasional.

Sembilan nama itu berasal dari delapan provinsi dan merupakan hasil laporan dari Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang membantu Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Baca: Pribumi Bikin Heboh, Ini Tanggapan Jokowi

"Saya sudah menerima bantuan dari TP2GP yang sesuai dengan UU No 20 Tahun 2009 mengenai Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Laporan itu akan disampaikan ke presiden melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan," jelas Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Khofifah menjelaskan nantinya yang akan menentukan siapa saja yang menjadi pahlawan nasional dari sembilan nama yang diusulkan adalah Presiden Joko Widodo.

Ia juga mengatakan ada beberapa nama yang diusulkan kembali menjadi pahlawan nasional dengan telah memenuhi syarat seperti KH Abdurrachman Wahid, Lafran Pane, dan lain-lain.

"Kami belum bisa sebutkan sembilan nama yang menentukan Presiden, nanti siapa saja akan disebutkan dalam penganugerahan sebagai rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2017," ungkapnya.

TP2GP terdiri dari 13 orang yang berasal dari unsur TNI, Polri, Perpustakaan Nasional, Kementeriaan Sekretariat Negara, dan Sejarawan.

Penganugerahan Pahlawan Nasional diberikan kepada warga negara yang telah berdedikasi luar biasa untuk kepentingan bangsa dan negara.

Hingga saat ini pemerintah sudah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 169 tokoh.(*)

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved