Breaking News:

24 Ribu Pekerja PT RAPP Area Siak Terancam di PHK, Asperikom: Tolong Perjuangkan Kami

Ia menjelaskan, pada Permen LHK nomor 17 tahun 2017 itu, pasal 8 a sampai 8 g secara gamblang sudah mengancam hajat hidup pekerja.

TribunPekanbaru/Mayonal Putra
Koordinator Asperikom PT RAPP Hamdani menyerahkan surat permintaan revisi Permen LHK nomor 17 tahun 2017 ke Bupati Siak Syamsuar, Selasa (16/10/2017) di ruangan Pucukrebung, kantor Bupati Siak. /mayonal putra 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Koordinasi Aliansi Serikat Pekerja Riau Kompleks (Asperikom) dan Forum Komunikasi Paguyuban Riau Kompleks Hamdani mengatakan, pekerja PT RAPP di wilayah kabupaten Siak berjumlah 24 ribu orang.

Jumlah tersebut termasuk rekanan yang selama ini bergantung hidup kepada PT RAPP.

"Permen LHK nomor 17 tahun 2017 tentang pengelolaan lahan gambut dan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) mengancam pekerja sejumlah itu di PHK," kata Hamdani, Jumat (20/10/2017).

Baca: Kabur ke Palembang Usai Embat 8 HP Teman Satu Kos, Ini yang Terjadi pada Ujang

Baca: LIVE STREAMING - Sriwijaya FC Vs Arema FC di TV One Tonton di Sini

Ia menjelaskan, pada Permen LHK nomor 17 tahun 2017 itu, pasal 8 a sampai 8 g secara gamblang sudah mengancam hajat hidup pekerja.

Sebab pada pasal itu, perusahaan boleh menumbang akasia tapi tidak boleh menanam lagi.

"Artinya tidak bisa bekerja lagi, tentu di PHK. Kalau ini tetap berlanjut, suplai bahan baku ke pabrik juga bakal berkurang. Karyawan di pabrik juga akan berkurang," kata dia.

Sejak Permen tersebut dikeluarkan beberapa area HTI PT RAPP di Siak tidak lagi beroperasi.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved