Jalan Tak Dibangun, Warga Lima Desa Terisolir di Kampar Kiri Akan Golput Saat Pilgubri

"Golput itu jalan terakhir. Minimal untuk 5 desa di Pilkada Provinsi nanti, "ujar Amirullah tokoh pemuda Kampar Kiri

Jalan Tak Dibangun, Warga Lima Desa Terisolir di Kampar Kiri Akan Golput Saat Pilgubri
Ratusan orang warga dan mahasiswa lima desa terisolir di Kampar Kiri Kabupaten Kampar Senin (16/10/2017) pagi, melakukan aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Riau. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Warga lima desa terisolir di Kampar Kiri tidak main-main soal tuntutan mereka masalah jalan.

Jika Pemerintah dan Dewan tidak alokasikan anggaran pada APBD 2018, maka mereka bersepakat untuk memilih jadi Golput (tidak memilih) pada Pilkada Riau 2018 mendatang.

"Golput itu jalan terakhir. Minimal untuk 5 Desa di Pilkada Provinsi nanti, "ujar Amirullah tokoh pemuda Kampar Kiri kepada Tribun Minggu (22/10/2017).

Baca: Saksikan Live Streaming FIFA Awards 2017 di Sini

Baca: Ngeri ! Seorang Wanita Hamil Bayi Cumi-cumi Karena Lakukan Hal Ini, Kok Bisa?

Alasan mereka sepakat untuk Golput karena mereka merasa tidak dianggap keberadaan mereka di Provinsi Riau, sehingga tidak ada gunanya bagi mereka ketika memilih pemimpin.

"Kami tidak dianggap sebagai masyarakat Riau. Ini kan sudah lama tidak ada perhatian. Untuk apa kami menyalurkan suara sedangkan nasib kami tak diperhatikan, "jelasnya.

Tepat Senin (16/10/2017) pekan lalu massa yang terdiri dari masyarakat dan mahasiswa asal lima desa di Kampar Kiri sempat demo menuntut dimasukkan anggaran pembangunan jalan ke daerah mereka pada draft APBD 2018.

Mereka sudah diterima DPRD dan dijanjikan akan dimasukkan anggaran pembangunan jalan.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved