Ditelepon Kepolisian, Kasus Oknum PNS Dishub Bawa Kabur Uang Kas Masih Gelap
Meski sudah ada tim khusus yang dibentuk Pemko namun kasus kaburnya oknum PNS yang menjabat sebagai bendahara di Dinas Perhubungan ini masih gelap.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor:
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Syaiful Misgiono
TRIBUNPEKANBARU.COM - Hampir satu bulan pihak Inspektorat Kota Pekanbaru menelusuri keberadaan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru berinisial DH yang diduga membawa kabur dengan membawa uang kas senilai Rp 2 Milliar. Namun hingga saat ini kasus ini masih belum ada titik terang.
Pihak inspektorat belum mendapatkan petunjuk untuk mengusut keberadaan DH. Meski sudah ada tim khusus yang dibentuk Pemko namun kasus kaburnya oknum PNS yang menjabat sebagai bendahara di Dinas Perhubungan ini masih gelap.
"Hingga saat ini, kita belum dapat laporan dimana DH berada. Karena memang fokus kita bukan mencari keberradaan DH. Tapi fokus kita saat ini yakni memeriksa dokumen-dokumen uang keluar dan mengaudit berapa kerugian anggaran yang dilakukan oleh oknum tersebut," kata Kepala Inspektorat Kota Pekanbaru, Azmi MT, Rabu (25/10).
Pihaknya mengaku sudak dikontak oleh pihak kepolisian dari Polresta Pekanbaru yang juga mempertanyakan kasus ini. Azmi mengaku dihubungin pihak kepolisian dari Polresta Pekanbaru yang menanyakan berapa sebenarnya kerugian negara dalam kasus ini.
"Tadi ada Kanit dari Polres mengontak saya, minta data berapa besaran kerugiannya. Kami minta waktu sampai hari Senin atau Selasa depan untuk menyelesaikan auditnya. Saya sudah tugaskan anggota untuk lembur memeriksa seluruh berkas yang berkaitan dengan kegiatan DH," ujarnya.
Saat ditanya apakah kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, Azmi tidak bisa memastikan. Sebab yang lebih berhak melaporkan kasus ini ke penegak hukum adalah kepala OPDnya yakni Kepala Dinas Perhubungan. Namun dari informasi yang dirinya dapatkan, kasus ini memang sedang didalami pihak kepolisian.
"Iya, saya dapat informasi OPDnya sudah ketemu dengan pihak kepolisian," ujarnya.
Namun sayang, Kepala Dinas Perhubungan Arifin Harahap belum bisa dikonfirmasi. Hingga, Rabu (25/10) nomor telepon selulernya dalam kondisi tidak aktif. Arifin juga tidak berada di kantor saat Tribun mendatangi kantornya di Jalan Soetomo Pekanbaru.
Seperti diketahui, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru berinisial DH diduga kabur dengan membawa lari sejumlah uang kas milik Dishub Pekanbaru. Bahkan dari informasi yang Tribun dapatkan dari internal Dishub, DH kabur dengan membawa uang kas yang jumlahnya cukup fantastis, yakni sekitar Rp 2 Milliar lebih. DH diketahui menghilang dan tidak pernah masuk kantor lagi sejak sebulan belakangan ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-okee_20170708_112422.jpg)