Begini Solusi Pemerintah untuk Penuhi Kekurangan Rumah di Riau

Riau juga punya program RLH, dimana ditargetkan sampai 2019 mendatang harus terbangun sampai 6000 unit

Begini Solusi Pemerintah untuk Penuhi Kekurangan Rumah di Riau
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Sejumlah komplek perumahan di Kota Pekanbaru terlihat dari atas, Selasa (28/2/2017). Lewat kebijakan program sejuta rumah yang digelar pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta fasilitas kredit dari Bank Tabungan Negara melalui rendahnya uang muka, diharapkan dapat memberikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan juga meningkatkan daya beli. (*) 

Laporan Wartawan Tribun  Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PKPP) Provinsi Riau Muhammad Amin mengatakan, pemerintah punya solusi dalam rangka pemenuhan perumahan bagi masyarakat.

Hal ini dikatakan Amin karena masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki rumah di Riau.

"Ada namanya dari pusat punya program 1 juta rumah, program 1 juta rumah itu untuk memenuhi kebutuhan karena belum punya rumah itu, "ujar Amin kepada Tribun Kamis (26/10/2017).

Baca: Jika Terbentuk, Pimpinan Dewan Minta Pansus Investigasi Aset Prioritaskan Rumah Dinas Jalan Sumatera

Baca: Masihkah Nafa Urbach Mendoakan Mantan Suaminya Seperti Dulu?

Bagaimana dengan Riau, lanjut Amin Riau juga punya program RLH, dimana ditargetkan sampai 2019 mendatang harus terbangun sampai 6000 unit.

"Sekarang sudah berjalan tahun 2017 dan 2018 juga masih dianggarkan 2000 unit rumah, dan ini akan secara berkelanjutan hingga 2019 mendatang, "ujar Amin.

Selain RLH menurut Amin, program pembangunan perumahan bagi masyarakat kurang mampu adanya program dari pemerintah pusat berupa Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Baca: Dipepet Jambret, Pegawai BNI yang Cantik Ini Tewas Mengenaskan

Baca: Karyawati BNI yang Tewas Diseret Begal Tinggalkan Anak yang Berumur 1 Tahun 

Dimana dalam program ini masyarakat kurang mampu menerima bantuan rehab rumah Rp15 juta per-rumah.

"Tahun ini ada 2500 unit untuk peningkatan kualitas rumah berpenghasilan rendah melalui program BSPS itu, "ujar Amin.

Selanjutnya juga program yang bekerjasama dengan pusat berupa bantuan subsidi perumahan melalui KPR yang merupakan program pemerintah.

"2016 lalu sudah dibangun 14 ribu bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah memberi bantuan uang muka, dan memberi keringanan bunga, "ujarnya.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved