Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penyelundupan Trenggiling

Begini Kronologi Penangkapan Penyelundup 70 Ekor Trenggiling

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap penyeludup hewan trenggiling.

Penulis: Budi Rahmat | Editor: harismanto
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo memperlihatkan hewan trenggiling yang berhasil diungkap Ditreskrimsus Polda Riau saat ekspose, Selasa (31/10/2017). Pengungkapan dilakukan pada Senin (30/10/2017) kemarin di Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap penyeludup hewan trenggiling.

Sebanyak 70 ekor hewan yang dilindungi tersebut rencananya akan dijual ke Malaysia.

Direktur Kriminal Khusus AKBP Gidion Arif Setiawan mengatakan pengungkapan dilakukan pada hari Senin (30/10/2017) di Jalan Lintas Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

"Informasi dari masyarakat ada satu unit mobil yang menyeludupkan hewan jenis trenggiling melewati Jalan Lintas Timur. Tim dari Subdit I dan IV kemudian meluncur ke lokasi kemudian dilakukan pencegatan," papar Gidion dalam keterangan pers di halaman Kantor Ditreskrimsus Polda Riau di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Selasa (31/10/2017).

Dua orang lelaki yang berinisial Am dan J turut diamankan dari pencegatan tersebut.

Baca: Beli Rumah Baru, Pria Ini Keringat Dingin Saat Temukan Tumpukan Uang di Dalamnya

Baca: Kualifikasi Piala Asia U19 2018, Indonesia Unggul 1-0

Baca: Pernikahan Song Joong Ki dan Song Hye Kyo, Song Song Couple Berdiri Bersisian, Netizen: Akhirnya

Kemudian dilakukan penggeledahan didalam mobil.

Ditemukan sebanyak enam kotak keranjang yang berisi hewan trenggiling serta sisik trenggiling didalam kantong plastik.

Menurut Gidion, dua orang yang diamanakan tersebut merupakan pengepul.

"Jadi trenggiling yang dibawa oleh kedua tersangka berasal dari berbagai wilayah di Sumatera. Kemudian dikumpulkan dan akan dijual ke Malaysia. Selain itu keduanya juga menjual sisik trenggiling secara terpisah," papar Gidion. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved