Seorang Anggota DPRD Riau Benarkan Insiden Cekcok Dua Anggota Dewan di Bandara

"Saya di sana waktu itu, untungnya dilerai, jadi tidak terjadi kontak fisik. Kalau yang lainnya sebaiknya tanya ke yang bersangkutan saja,"

Seorang Anggota DPRD Riau Benarkan Insiden Cekcok Dua Anggota Dewan di Bandara
library.timelesstruths.org
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Salah seorang anggota DPRD Riau membenarkan adanya insiden cekcok antara dua anggota DPRD Riau di ruang VIP Bandara Sultan Syarif Kasim pada Senin (30/10/2017) sore.

"Memang hampir terjadi adu jotos antara Suhardiman Amby dengan Kordias Pasaribu, jelang kami mau ke Jakarta kemarin di bandara," kata salah seorang anggota dewan yang enggan disebutkan namanya tersebut kepada Tribun, Selasa (31/10/2017) pagi.

Dia juga menambahkan, kejadian tersebut tidak sampai terjadi keributan besar, karena beberapa anggota dewan yang ada di sana melerai agar tidak terjadi bentrok waktu itu.

Baca: Beredar Kabar, Dua Anggota DPRD Riau Ini Hampir Terlibat Adu Jotos di Bandara

Baca: VIDEO TEASER EKSKLUSIF: Taktik Licik Bandar Narkoba

"Saya di sana waktu itu, untungnya dilerai, jadi tidak terjadi kontak fisik. Kalau yang lainnya sebaiknya tanya ke yang bersangkutan saja," ujarnya tanpa mau lebih banyak berkomentar.

Sebelumnya, beredar kabar di sejumlah grup WhatsApp bahwa dua anggota DPRD Riau hampir terlibat dalam adu jotos di ruang VIP Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Senin (30/10/2017) sore.

Kedua anggota dewan tersebut adalah, Suhardiman Amby dan Kordias Pasaribu.

Dari sejumlah pembicaraan, situasi tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman dari kedua anggota dewan beda partai tersebut.

Baca: LIVE STREAMING Timnas U-19 Vs Brunei Darussalam - Nggak Sempat Nonton TV, di Ponsel Saja

Baca: Cara Registrasi Ulang Kartu Telkomsel - Pelanggan Simpati, AS dan Loop Ini Langkah Mudahnya

Dari beberapa pembicaraan disebutkan, Kordias Pasaribu juga sempat melempar gelas ke arah wajah Suhardiman Amby, dan hampir mengena wajah Suhardiman. Untung saja kejadian tersebut dilerai anggota dewan lainnya.

Sebagian informasi menyebutkan, kesalahan berada pada Kordias Pasaribu karena dianggap mengarah pembicaraan ke suku, sebagian lagi menyebutkan kesalahan pada Suhardiman Amby karena mengarah pembicaraan kepada partai, yang dianggap lelucon.

Namun hingga saat ini, Tribun masih berupaya mengkonfirmasi ke kedua anggota dewan tersebut, dan sampai saat ini masih belum bisa dihubungi.(*)

Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved