Kampar

Curah Hujan Tinggi, Waduk PLTA Belum Buka Pintu Spillway

Pihak pengelola Waduk PLTA Koto Panjang juga mengakui tingginya curah hujan di kawasan itu.

Instagram/plta koto panjang
DAM PLTA Koto Panjang yg memotong aliran sungai Kampar Kanan. Bisa membangkitkan energi listrik 38 MW x 3 unit dengan total 114 MW 

Ia menjelaskan, volume waduk masih tergolong normal karena debit air dari hulu atau inflow belum mengalami peningkatan signifikan.

Baca: Bukan Mobil Mewah, Pejabat Penting Ini Justru Datang Naik Bus ke Pernikahan Ayu-Bobby Nasution

Baca: Suka Menulis Status di Facebook? Dari Tulisanmu Bisa Diketahui Lho Kamu Religius atau Tidak

Inflow tercatat rata-rata 567,40 meter kubik per detik.

"Kenaikannya tidak signifikan," katanya.

Rusdi mengatakan, data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa curah hujan di hulu waduk masih rendah.

"‎Bahkan di Pasaman (Sumatera Barat) nggak ada hujan. Dan di Pangkalan, memang ada hujan. Tapi hujan tipis," ujarnya.

‎Adapun peningkatan debit air di Sungai Kampar sisi hilir waduk, kata Rusdi, berumber dari anak sungai.

Curah hujan yang sangat tinggi di sisi hilir mengakibatkan debit air melimpah ke Sungai Kampar. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved