Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

SA Histeris Menggendong Sang Anak Yang Terlentang Didalam Sumur

Bocah yang masih berumur 22 bulan tersebut, ditemukan tewas tenggelam dalam sumur di belakang rumah orang tua angkatnya tersebut.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor:
IST
Jenazah M. Ali Akbar Bin Yuliadi saat disemayamkan di rumah duka. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, GAUNG – Dengan histeris, SA (29) mengendong anaknya M. Ali Akbar Bin Yuliadi yang ditemukannya sudah terlentang di dalam sumur rumahnya di Jalan H. Japri, Desa Belanta Raya, Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (8/11/2017) sekira pukul 08.00 WIB.

Bocah yang masih berumur 22 bulan tersebut, ditemukan tewas tenggelam dalam sumur di belakang rumah orang tua angkatnya tersebut.

Mungkin SA tidak menyangka jika keputusannya meninggalkan anaknya Ali di rumah seorang diri akan berbuah petaka.

Berdasarkan keterangan SA kepada pihak kepolisian, Pagi itu, SA bermaksud hendak menitipkan belanjaan pada tetangganya Baiyah, karena pagi Rabu adalah hari Pasar Desa Belanta Raya.

Namun karena putranya, M. Ali masih tertidur, SA pun mengunci pintu depan dan menuju rumah Baiyah untuk keperluan tersebut di atas.

Ternyata Baiyah pun tidak pergi ke pasar, sehingga Siti kembali ke rumah.

Namun sesampainya di rumah, SA sontak panik setelah melihat pintu kamar sudah terbuka, terlebih lagi sang anak tidak lagi ada dalam kamar.

Mendapati hal tersebut, ibu muda ini lalu mencari ke belakang rumah, karena pintu belakang sudah terbuka.

Saat itulah SA melihat pemandangan yang mengenaskan, dimana anaknya, sudah terlentang di dalam sumur.

Bersama masyarakat setempat korban dievakuasi ke dalam rumah, pihak medis yang kemudian datang memeriksa menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kapolsek Gaung IPTU Walsum, menuturkan, Personel Polsek Gaung, yang mendapat informasi, kemudian mendatangi TKP bersama dr. Ida S. Simarmata dan Bidan Yuliana A.Md.Keb.

“Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarganya, untuk dikebumikan,” tutur Kapolres.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved