Pernah Dengar Threesome? Begini 5 Faktanya yang Ditemukan Seorang Peneliti

Wikipedia menyebut dalam seksualitas manusia, threesome adalah aktivitas seksual yang melibatkan tiga orang pada waktu yang sama.

Twitter Ryan Scoats
Ryan Scoat penenliti dari salah satu kampus ternama Inggris meneliti fenomena threesome. 

 TRIBUNPEKANBARU.COM - Salah satu seni atau cara dalam menikmati hubungan seksual ialah threesome.

Wikipedia menyebut dalam seksualitas manusia, threesome adalah aktivitas seksual yang melibatkan tiga orang pada waktu yang sama.

Threesome juga dapat merujuk kepada cinta segitiga, sebuah hubungan percintaan tiga jalan.

Baca: Bacakan Mantra, Oknum Guru di Lampung Bikin 42 Muridnya Pasrah Diapakan Saja Sampai Kecanduan Gituan

Fenomena ini pun mendorong seorang peneliti dari Birmingham City University, Ryan Scoats dalam mendapatkan gelar PhD.

Berikut lima hasil penelitian Ryan tentang threesome seperti dilansir menshealth.com, 18 Oktober 2017.

1. Banyak Mengaku Pernah Melakukan Threesome

Berdasarkan penemuan Scoats, tiga mahasiswa yang ia tanyakan mengaku pernah melakukan hal ini pada tahun kedua kuliah.

Baca: Ritual Aneh Oknum Guru Telan Sperma Murid, Berikut Fakta Tentang Cairan Mani Ini

Enam mahasiswa lainnya mengaku melakukan hal ini lebih dari satu kali.

2. Lebih Banyak FFM Daripada MMF

FFM merupakan female-female dan male artinya komposisi threesome dua perempuan satu pria. Sedangkan MMF berarti Male-male-female. Dua pria dengan seorang perempuan.

Scoats mengatakan 10 pria telah mengaku pernah melakukan threesome.

Baca: Ritual Aneh Guru Olahraga di Lampung, Minum Sperma Puluhan Murid, Alasannya Biar Bisa Begini

Tujuh diantaranya mengaku melakukan dengan komposisi FFM. Sementara lima pria yang pernah melakukan hal ini memilih komposisi MMF.

Sedangkan 10 pria lainnya mengaku pernah melakukan kedua komposisi ini, FFM dan MMF.

3. Pria Lebih Terbuka Membicarakan Threesome

Scoats mengatakan pria lebih menerima dan terbuka untuk membicarakan threesome.

Baca: Tio Sempat Ragu dan Takut Berdosa Sebelum Habisi Nyawa Neneknya

"mereka merasa nyaman untuk memberi tahu setidaknya teman dekat mereka bahwa mereka memiliki MMF threesome. Saya pikir karena pengurangan homofobia pada umumnya di masyarakat, ini memungkinkan pria untuk Miliki tiga jenis ini tanpa takut akan apa yang dipikirkan orang lain tentang hal itu,"tulis Scoats.

Pada penelitian ini, Dia mengaku memiliki keterbatasan pada sampel yang kebanyakan mahasiswa laki-laki kulit putih.

Baca: Istri Tertawa Bahagia Lihat Foto Suami Tewas, Tak Sadar Ternyata Itu Jebakan

4.Dalam Melakukan MMF, Pria Sering Mengajak Teman Dekat

Seorang pria lebih suka melakukan MMF bersama seorang teman yang sudah dikenal nya dengan sangat baik.

Baca: VIDEO: Penampakan Puluhan Wanita Seksi Diduga Penghuni Alexis Viral, Neter: Fresh!

"Jika pria tersebut baru dikenal dan tidak berhubungan baik, maka ia akan menolaknya,"kata Scoats.

Sebagai contoh, subjet bernama Brent yang mengatakan, “Anda bisa melakukan tos bersama pasangan Anda di atas punggungnya,"katanya.

Sementara, subjek lain, Matthew, menambahkan," Itu cukup lucu, pengalaman yang bagus. Kami berdua memiliki sedikit olok-olok di antara kami. Itu sangat menyenangkan. Itu sangat menyenangkan,"sambung dia.

Baca: Puluhan Polisi Kawal Ketat Rekonstruksi Pembunuhan Nenek Tiamah

5. Perempuan Enggan Melakukan MMF

Jika para pria lebih terbuka dalam melakukan MMF, lain hal nya dengan perempuan.

Scoats menemukan dalam sebuah studi terpisah bahwa wanita tetap enggan untuk bergabung karena sejumlah alasan.

"Wanita umumnya lebih enggan untuk terlibat dalam MMF threesomes daripada pria, mungkin karena mereka merasa diintimidasi atau menolak keberatan," kata Scoats kepada Daily Mail.

Baca: VIDEO: CCTV Pencurian Tas di Mall Terekam, Begini Modus Operandi Pelaku

"Bila disarankan, laki-laki akan berinteraksi secara seksual, untuk beberapa wanita, ini bisa menjadi kegelisahan karena mereka terkesan hanya sebagai objek saja" tambah Scoats.

Apapun situasi, pengaturan, atau preferensi Anda, ini benar-benar tentang melepaskan stigma, tekanan, dan praduga masyarakat.

"Pastikan untuk melakukan percakapan terbuka dengan teman-teman Anda yang merasa nyaman dan bagaimana semua yang akan terlibat dengan aman. Intinya, seks bertiga sama seperti hubungan badan lainnya."tutup Dia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved