Selasa, 7 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kepulauan Meranti

Baru 4,7 Persen Lahan di Meranti Bersertifikat

Dari sekitar 250 persil di Meranti baru 4,7 persen yang sudah bersertifikat atau sekitar 11.750 persil saja.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

 
Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG -Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Meranti, Risna Virgianti SH mengungkapkan masalah kawasan menjadi ganjalan target sertifikasi lahan masyarakat yang menjadi program BPN di Meranti.

Menurut Risna, dari sekitar 250 persil di Meranti baru 4,7 persen yang sudah bersertifikat atau sekitar 11.750 persil saja.

"Banyak yang masuk kawasan hutan, sebab itu kita harus berupaya keras untuk merealisasikan program PTSL di Meranti," ujarnya, Jumat (10/11/2017).

Risna mengakui, tahun 2017 dari 1.500 kuota PTSL dari pusat, baru terealisasi hanya sekitar seribuan saja.

"Angka pastinya saya lupa, namun yang sudah terbit hanya sekitar seribuan saja," ujar Risna.

Apalagi kata Risna, tahun 2018 mendatang Meranti mendapatkan kuota sebanyak 4 ribu lembar lebih Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari BPN Pusat.

"Jumlah tersebut cukup besar, sebab itu kami minta partisipasi aparat desa hingga camat untuk mensosialisasikan PTSL ke masyarakat," ujarnya.

Kebanyakan, kata Risna, lahan masyarakat yang dimohonkan ataupun yang sudah diusahakan, ternyata masuk kawasan hutan.

Hal ini disebabkan ketidaktahuan masyarakat status lahan yang ia kuasai selama ini.

“Masih banyak kendalanya dalam sertifikasi tanah, sebab tanah-tanah yang dikuasai masyarakat ini masih banyak yang masuk kawasan hutan,” kata Risna.

Tags
Lahan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved