Kampar

Jadikan Ulu Kasok Studi Kasus Hukum Adat, Mahasiswa Dipertemukan Ninik Mamak

Mereka bertatap muka dengan M. Yatim Datuk Paduko Rajo dan Amri Ujar Datuk Paduko Simarajo.

Jadikan Ulu Kasok Studi Kasus Hukum Adat, Mahasiswa Dipertemukan Ninik Mamak
Foto Kiriman Hasniel, warga Pekanbaru
Puncak Ulu Kasok Kampar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG- Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Persada Bunda Pekanbaru kunjungi Objek Wisata Ulu Kasok di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, Minggu (19/11/2017).

Kunjungan ini dalam mata kuliah Hukum Adat.

Study Tour ini diawali wawancara dengan sejumlah Ninik Mamak di daerah setempat.

Mereka bertatap muka dengan M. Yatim Datuk Paduko Rajo dan Amri Ujar Datuk Paduko Simarajo.

Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Ulu Kasok.

Baca: Kasus WN Malaysia Kabur dari Lapas Bengkalis Ditangani Kanwil Kemenkumham Riau

Baca: Bakso Raksasa Ini Bikin Netizen Heboh. Anda Sanggup Menghabiskannya?

Adapun tema yang dikupas di antaranya, peran Ninik Mamak dalam masyarakat ada Pulau Gadang, fungsi tanah ulayat, fungsi hukum adat, penyebab terkikisnya tradisi adat serta cara penegakan hukum adat dan kendalanya.

"Ulu Kasok dijadikan studi kasus," ungkap Dosen STIH Persada Bunda Pemangku Hukum Adat, Sofyan Datuk Majo Sati. ‎

Ia menjelaskan, Ulu Kasok merupakan tanah ulayat Kenegerian Pulau Gadang yang dikuasai PT. Perusahaan Listrik Negara.

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved