Liga 2
PSPS Protes Operator Terkait Akumulasi Kartu Kuning
Manajemen PSPS melakukan protes pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetitif musim ini.
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Palti Siahaan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Manajemen PSPS melakukan protes pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetitif musim ini. Hal ini terkait pemberitahuan tiga pemain PSPS yang terkena akumulasi kartu kuning.
Asisten manajer PSPS Ryan Adi Saputra mengatakan, Senin siang (20/11/2017), pihak manajemen PSPS menerima surat elektronik dari operator. Dari surat tersebut, disebutkan tiga pemain PSPS tidak bisa diturunkan kala lawan PSIS Semarang.
Tiga pemain tersebut yakni Dendi Sembiring, Wajir Kahfi dan Leo Guntara. Sebab, tiga pemain tersebut harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning.
Yang diproses pihak manajemen adalah terkait nama Leo Guntara. Sebab, di laga dengan Persebaya, Leo tidak ada terkena kartu kuning. Artinya, untuk laga melawan PSIS Semarang, Leo bisa diturunkan.
"Kita protes PT Liga. Kenapa nama Leo masuk daftar akumulasi kartu kuning. Di laga lawan Persebaya, Leo ngk ada kena kartu kuning," kata Ryan, Senin (20/11/2017).
Manajemen PSPS pun menyertakan video pertandingan PSPS vs Persebaya dalam surat protes tersebut.
"Kita berharap protes segera di responden. Kita tidak mau seperti kejadian di Liga I," kata Ryan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pemain-psps-melakukan-selebrasi-usai-membobol-gawang-cilegon-united-4_20171011_144502.jpg)