Dua Surat Rekomendasi Izin Usaha Galian C di Koto Tuo Barat, Nomor Sama Keterangan Sempadan Berbeda

Laporan dibuat Sohibul Manzum, mantan Kades Koto Tuo Barat. Sohibul melaporkan dugaan tindak pidana menggunakan surat palsu.

Dua Surat Rekomendasi Izin Usaha Galian C di Koto Tuo Barat, Nomor Sama Keterangan Sempadan Berbeda
Tribun Pekanbaru/ Fernando Sihombing
Denah lokasi Galian C milik Asmen 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pengusaha Galian C di Desa Koto Tuo Barat Kecamatan XIII Koto Kampar, Asmen alias Armen telah dilaporkan ke Kepolisian Resor Kampar, 21 Desember 2016 lalu. Kini ditangani Kepolisian Daerah Riau.

Laporan dibuat Sohibul Manzum, mantan Kades Koto Tuo Barat. Sohibul melaporkan dugaan tindak pidana menggunakan surat palsu. "Sampai sekarang belum ada penetapan tersangka," katanya, Senin (20/11/2017) malam.

Sohibul menjelaskan, surat palsu yang dimaksud adalah rekomendasi izin usaha quarry dari Kepala Desa Koto Tuo Barat kepada Asmen tertanggal 22 September 2014. Diteken oleh Pjs Kades Hamdani yang juga Camat XIII Koto Kampar kala itu.

Hamdani menggantikannya setelah dinonaktifkan Bupati Kampar, Jefry Noer pada 21 Maret 2014. ‎"Ada dua surat rekomendasi. Nomor, tanggal dan perihalnya sama. Tapi isinya berbeda," ungkapnya.

Perbedaan isi yang kontras terletak pada sempadan lokasi Galian C di sisi timur, selatan dan barat. Keterangan luas ukuran sempadan di kedua surat juga berbeda.

"Anehnya lagi, surat itu diteken saat Hamdani sedang Ibadah Haji di tanah suci," kata Sohibul. Jemaah haji sudah diberangkatkan sejak Senin dan Selasa (8-9/9/2014). (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved