Pansus Aset DPRD Riau Bisa Menjadi Pansus dengan Masa Kerja Terlama, Begini Alasannya
Misalnya gelanggang remaja, itu bisa menghasilkan. Sekarang kita pikirkan, bagaimana aset lainnya juga bisa menghasilkan
Penulis: Alex | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Penekanan kinerja Panitia Khusus (Pansus) tentang aset tidak menfokuskan tugas kepada pengumpulan data tentang aset-aset Pemprov Riau, namun lebih kepada verifikasi data.
Ketua Pansus tentang aset, Rusli Ahmad mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Pemprov Riau, dan data tersebut dinyatakan sudah dikumpulkan dan sudah ada dan tidanggal dipastikan apakah memang ada aset tersebut atau tidak, melalui proses verifikasi.
“Kalau data sudah ada. Sekarang tinggal dilakukan verifikasi, apakah data tersebut memang ada fisiknya atau tidak,” kata Rusli Ahmad kepada Tribun, Selasa (21/11/2017).
Data tersebut menurut Rusli Ahmad tidak hanya ada di 12 kabupaten/kota di Riau, tapi juga di provinsi lain, misalnya di Jogjakarta, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan berbagai daerah lainnya.
Baca: Antara Sedih atau Ngakak, Penumpang Ojek Online Kasih Bintang 1 Tapi Ulasannya, Ampuuun DJ. . .
Baca: Artis Senior Laila Sari Sempat Menitikan Air Mata di Depan Sule dan Andre
“Nanti kalau fisiknya memang ada, selanjutnya juga akan diperhitungkan, apakah masih layak digunakan atau tidak. Jika tidak memungkinkan untuk digunakan lagi, terutama yang ada di luar daerah yang sulit untuk perawatannya, maka akan dipertimbangkan untuk pengambilan sikap lain,” imbuhnya.
Aset-aset daerah, menurut Rusli Ahmad seyogyanya memberikan keuntungan bagi daerah, terutama hasil sewa aset oleh pihak lain, itu bisa menjadi pendapatan bagi daerah. Jangan malah sebaliknya, malah menguras uang daerah untuk perawatannya.
“Misalnya gelanggang remaja, itu bisa menghasilkan. Sekarang kita pikirkan, bagaimana aset lainnya juga bisa menghasilkan,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan penggunaan Hotel Aryaduta, dimana kalau dari pihak pemerintah, maka bisa menginap dengan gratis.
Baca: Kisah Mengerikan 5 Foto Paling Misterius di Dunia, Satunya Tentang Saksi Mata Pembunuhan
Baca: Jauh dari Gunung Es, 5 Kota di Indonesia Ini Terancam Dampak Mencairnya Es di Kutub
Seharusnya pengelolaan aset tersebut menurut dia dilakukan dengan professional.
Sedangkan untuk masa tugas Pansus ini diakui Rusli Ahmad akan memakan waktu yang panjang, dan berbeda dengan Pansus-Pansus lainnya, bahkan bisa menjadi Pansus dengan masa tugas terpanjang.
Karena tugasnya nantinya juga akan melakukan verfikasi secara rinci, setiap aset yang dimiliki oleh Pemprov Riau.
Baca: GEGER. Ayah Ringan Tangan, Balita Usia 2 Tahun Tewas Dibekap Bantal, Terkuak Setelah. . .
Baca: VIDEO: Bak Istana, Ini Penampakan Rumah Setya Novanto Seharga Rp 200 Miliar
“Bahkan menurutnya tidak tertutup kemungkinan, Pansus ini baru akan selesai pada tahun 2019 mendatang, karena aset yang akan diverifikasi tersebut tidak hanya berada di dalam Provinsi Riau, tapi juga ada di luar Provinsi Riau yang jumlahnya juga cukup banyak.
“Ini beda sama Pansus lain, bisa-bisa nanti selesainya tahun 2019, karena tugas kita cukup banyak untuk melakukan verifikasi data tersebut,” ulasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rusli-ahmad-okkkk_20160523_145911.jpg)