Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ternyata, Buffon Terinspirasi Kiper Afrika Ini, Coba Bandingkan Kedua Aksinya. . .

Gialuigi Buffon merupakan penjaga gawang lintas generasi yang dikenal karena kemampuannya dibawah mistar gawang

Tayang:
getty/uefa.com
Ekspresi kiper Juventus, Gianluigi Buffon setelah gawangnya dibobol pemain Bayern Muenchen 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Gialuigi Buffon merupakan penjaga gawang lintas generasi yang dikenal karena kemampuannya dibawah mistar gawang.

Setelah mengumumkan gantung sepatu dari Timnas Italia tahun ini, Buffon membeberkan rencanya setelah tidak lagi merumput.

Ditanya mengenai rencananya untuk setelah pensiun apakah diri akan mengikuti jejak Fransesco Totti sebagai direksi klub?

Baca: LIVE STREAMING Liverpool vs Sevilla, Laga Balas Dendam Dua Tahun Silam

Buffon mengatakan bahwa dirinya akan memikirkan secara matang-matang terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan seusai pensiun.

"Apakah saya melihat diri saya sebagai direktsi klub di masa depan? Saya tidak ingin terlihat seperti orang bodoh, jadi saya hanya akan melakukan apapun yang akan saya lakukan di masa depan setelah saya mempersiapkannya dengan benar, "kata Buffon dilansir BolaSport.com dari situs resmi UEFA.

Baca: Kisah Mengerikan 5 Foto Paling Misterius di Dunia, Satunya Tentang Saksi Mata Pembunuhan

Buffon kemudian kembali mengingat-ingat masa-masa dimana kiper dengan beragam gelar juara ini memulai memutuskan menjadi seorang penjaga gawang.

"Saya bermain sebagai gelandang sampai berusia 12, dan kemudian banyak orang yang mempengaruhi saya untuk menonton Piala Dunia 1990 dan tertarik dengan Kamerun," ujar Buffon.

Baca: VIDEO: Mbah Mijan Ramalkan Bencana 9 Desember 2017, Percaya Atau Tidak?

"Di sanalah aku mengagumi Thomas N'Kono dan aku ingin meniru dia."

Melansir wikipedia, penjaga gawang ini lahir pada 1955.

Dia adlaah seorang mantan pemain sepak bola dan pelatih berkebangsaan Kamerun.

Baca: Lupakan Tiang Listrik dan Lepas Hijab, Ini Lagu Kids Zaman Now Karya Rizky Sule

Dia pernah bermain untuk tim utamanya seperti Éclair Douala, Canon Yaoundé, Tonnerre Yaoundé, Español, Sabadell, L'Hospitalet, dan Club Bolívar.

Di timnas Kamerun, dia bermain 112 kali dan menjadi anggota timnas untuk piala dunia 1982, 1990, dan 1994.

Dari beberapa cuplikan penyelematan yang dilakukannya kala itu, N'Kono memang tampil ciamik.

Beberapa penyelematan gemilang dan aksinya dibawah mistar gawang tampaknya hampir sama dengan yang dilakukan Buffon di era sekarang.

Berikut cuplikan N'kono ketika masih merumput dan bandingkan dengan aksi Buffon.

Baca: Satpol PP Segel Rocket Chicken, Diskes Pelalawan Beberkan Alasan Ini

Baca: LIVE STREAMING Napoli vs Shakhtar Donetsk, Laga Penentu Menuju 16 Besar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved