SPSI Sebut Idealnya Kenaikan Upah 20 Persen

Kenaikan upah 8,71 persen belum seperti yang diharapkan buruh. Dengan kondisi ini Ia meminta pemerintah bantu kemudahan hidup buruh.

SPSI Sebut Idealnya Kenaikan Upah 20 Persen
Net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Riau Nursal Tanjung mengakui kenaikan Upah 8,71 persen belum seperti yang diharapkan buruh. Namun dengan kondisi ini Ia meminta pemerintah membantu kemudahan hidup buruh.

"Mudahkan hidup buruh dengan menyediakan layanan yang murah bagi buruh, Transportasi murah harus disediakan untuk kemudahan kepada masyarakat dan buruh. Mengontrol bahan pokok di pasar. Kemudian fasilitas pendidikan bagi anak buruh, "ujar Nursal kepada Tribun.

Dengan demikian lanjut Nursal, walaupun upahnya murah namun tertolong dengan adanya bantuan dari pemerintah tersebut. Karena selama ini sektor tersebut dikeluhkan buruh.

"Karena penetapan Upah sekarang kan betul-betul berdasarkan kondisi pemerintah, maka Pemerintah juga harus bertanggung jawab dengan buruh dan kehidupannya, "ujar Nursal.

Karena jika dilihat dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL) menurut Nursal Tanjung, harusnya minimal 20 persen kenaikan upah baru sesuai dengan KHL buruh. Maka kebutuhan buruh lain harus dipikirkan pemerintah.

"Harusnya kenaikan upah setiap tahunnya 20 persen. Seperti selama ini di Banten, Jawa Barat dan DKI. Namun karena adanya aturan pemerintah yang menerapkan sistem baru ini maka buruh merasa kurang dapat perhatian, dan daerah menjadi korban,"jelasnya.

Nursal juga berharap kepada Gubernur sebagai perpanjangan pemerintah pusat jangan mengecewakan dan wajib perjuangkan masyarakat dengan merespon dan menyampaikan ke pusat, apa saja persoalan buruh di daerah.

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved