Jembatan di Desa Ini Roboh Diterjang Air Setelah Pelalawan Diguyur Hujan Semalaman
Tim BPBD Pelalawan turut mengerjakan jembatan yang menjadi akses utama masyarakat.
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Wowor Tanjung
TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KURAS - Jembatan di Desa Batang Kulim Kecamatan Pangkalan Kuras robos diterjang arus air yang deras, Jumat (24/11) subuh. Setelah beberapa wilayah Kabupaten Pelalawan diguyur hujan semalam suntuk.
Informasi yang diperoleh tribunpekanbaru.com, dari akun facebook bernama Neneng Suryani yang diposting melalui foto dengan keterangan adana jembatan yang roboh di kampungnya.
"Ya Allah karena derasnya hujan tadi malam, putuslah jembatan Batang Kulim Pasao," tulisnya.
Ada dua foto yang diunggahnya, menunjukan jembatan penghubung yang tidak ada lain. Tampak beberapa waktu memperhatikan air yang mengalir deras memisahkan jalan yang terbuat dari tanah.
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Hadi Penandio, membenarkan adanya jembatan yang hanyut terbawa air. Pihaknya mendapat informasi pada siang hari dan langsung menerjukan tim reaksi cepat ke lokasi.
"Arus Sungai Pasoa sangat deras karena dipangruhi hujan tadi malam. Ahasil jembatannya putus dan hanyut terbawa," tandas Hadi Penandio.
Hadi menjelaskan, saat ini warga setempat sedang melakukan perbaikan dan dibantu oleh PT Arara Abadi. Tim BPBD Pelalawan turut mengerjakan jembatan yang menjadi akses utama masyarakat.
Meski arus Sungai Pasoa deras, tapi belum menyebabkan banjir. Kapasitas sungai masih mampu menampung volume air yang ada dan tak meluber hingga ke permungkiman warga.
"Tim masih di lapangan sampai sekarang. Kita tunggu perkembangannya lagi nanti," tandas Hadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jembatan-di-desa-batang-kulim-kecamatan-pangkalan-kuras-roboh_20171124_202538.jpg)