Breaking News:

Pasca Letusan, Beginilah Penampakan Lubang Di Kawah Gunung Agung Saat Dipantau Drone

Tim pesawat tak berawak Aero Terrascan, Bandung kembali terbangkan drone AI 450 dilengkapi sensor multi gas dan camera.

Editor: Muhammad Ridho
youtube
Kawah gunung agung 

Sedangkan cuaca cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 23-29 °C dan kelembaban udara 75-88 %. 

Hasil Penerbangan Drone Kamis (23/11/2017)

Penerbangan yang dilakukan Kamis (23/11/2017) menggunakan satu unit drone, yaknk jenis Ai 450.

Drone jenis ini memiliki ukuran lebih besar daripada Ai 300 yang selama ini biasa digunakan untuk mengambil gambar kondisi kawah Gunung Agung

Sebelum diterbangkan, drone Ai 450 tersebut dipasangi sensor yang akan fokus untuk mendeteksi kadar sulfurdioksida (SO2) dan karbondioksida (CO2) yang dihasilkan Gunung Agung setelah mengalami peningkatan aktivitas vulkanik pada 21 November lalu.

"Drone ini akan terbang ke atas kawah, dengan menyisir sisi selatan Gunung Agung. Penerbangan drone hari ini akan fokus untuk mendeteksi kadar belerang (SO2) dan karbondioksida (CO2) pasca Gunung Agung mengalami erupsi freatik pada Selasa sore yang lalu," jelas Umar Rosadi. 

Penerbangan drone dimulai sekitar pukul 09.00 Wita.

Penerbangan awalnya dilakukan beberapa kali, tapi ternyata terkendala cuaca.

Penerbangan pertama berlangsung lancar, dan drone mampu terbang selama 29 menit untuk menangkap kadar SO2 dan CO2 di sekitar bibir kawah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved