Dokumentasi Pribadi Samsara Dalam Album Pertama Siap Dirilis Secara Publik
Akhirnya, setelah bertungkus lumus di ranah musik indie Kota Pekanbaru, Samsara memutuskan untuk merilis album perdananya
Penulis: Syahrul | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Syahrul Ramadhan.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Akhirnya, setelah bertungkus lumus di ranah musik indie Kota Pekanbaru, Samsara memutuskan untuk merilis album perdananya bertajuk 'Album Pertama' akan dirilis secara publik.
Samsara yang terdiri dari Elot (Drum), Taufik (Gitar dan Lia (Vokal/Synth) meramu delapan lagu dengan nada-nada minor yang mampu membangkitkan kenangan-kenangan yang erat membekas pada para pendengarnya.
Elot yang diwawancarai oleh Tribunpekanbaru.com mengatakan, delapan lagu tersebut kebanyakan bercerita tentang kenangan paling pribadi dari masing-masing personil Samsara.
"Delapan lagu dalam 'Album Pertama" Samsara adalah dokumentasi musikal dari masing-masing personil yang kami coba untuk menceritakannya dendangkan kepada pendengar," kata Elot.
Diantara beberapa lagu dalam 'Album Pertama' Samsara adalah Now Fogs In The Starry Night Sky, Stop Hurting Everyone, The Sea, Nirama, The Orphan Song, The Habit, Kembang Latar dan Gelap Gulita.
Menariknya, sebelum peluncuran album perdana ini, sejumlah lagu dalam 'Album Pertama' Samsara sudah pernah diluncurkan versi video klipnya melalui jalur sosial media.
"Seperti lagu Nirama. Pertama kali kita luncurkan itu justru melalui sosial media. Setelah melihat respon kawan-kawan, akhirnya kita beranikan meluncurkan album penuh ini," paparnya.
Rencananya, pesta peluncuran 'Album Pertama' Samsara akan dilangsungkan pada 3 Desember 2017 di Waroeng Wahid Kota Pekanbaru.
Tak hanya Samsara, sejumlah band indie Kota Pekanbaru lainnya seperti Makmur Jaya Abadi, Kumbang Biru Polkadot, Komedi Putar dan Harubisu juga akan turut meramaikan gelaran gratis tanpa biaya itu. (mad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/samsara_20171129_204747.jpg)