Kampar
Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Mulai Naik
"Naik hampir satu meter dari minggu lalu di 76,20 mdpl," kata Manajer Pusat Listrik Unit Pembangkit Waduk Koto Panjang, M. Rusdi
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG- Pengelola Waduk PLTA Koto Panjang mencatat kenaikan elevasi dari pekan lalu.
Tinggi elevasi pada Rabu (29/11/2017) pukul 08.00 WIB berada di angka 77,10 meter di atas permukaan laut.
"Naik hampir satu meter dari minggu lalu di 76,20 mdpl," kata Manajer Pusat Listrik Unit Pembangkit Waduk Koto Panjang, M. Rusdi, Rabu pagi.
Inflow pagi ini tercatat rata-rata 190,23 meter kubik per detik.
Outflow melalui Turbin di angka yang sama.
Meski elevasi naik, namun belum melewati inflow pekan lalu yang sempat mencapai 840,50 meter kubik per detik pada 26 Nopember pukul 08.30 WIB.
Baca: 2000 Orang dan 50 Mobil Touring akan Ikuti Equator Festival di Kampar, Catat Jadwalnya
Baca: Mengapa Dinamakan Siklon Cempaka? Simak Penjelasan BMKG
Baca: BMKG Minangkabau: Pasaman dan Limapuluh Kota Berpotensi Banjir Bandang, Masyarakat Diminta Waspada
"Ini dikarenakan tingginya curah hujan di sisi hulu. Namun belum berpangaruh signifikan terhadap tinggi air waduk yang bisa ditampung," jelasnya.
Rusdi menyebutkan, elevasi saat ini masih di bawah batas normal 80,50 mdpl.
Menghadapi curah hujan yang diperkirakan kian naik, kata dia, pihaknya berencana menggelar rapat koordinasi dengan dengan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Rakor dijadwalkan pada Kamis, 4 Desember, di kompleks Waduk PLTA.
"Kita akan paparkan perkembangan prakiraan cuaca. Mengatasi tingginya curah hujan, naiknya elevasi dan mekanisme pemberitahuan pembukaan pintu spillway," ujar Rusdi.
Pihaknya mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perikanan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dam-plta-koto-panjang-yg-memotong-aliran-sungai-kampar-kanan_20171108_115954.jpg)