Bono Jazz Festival

Hari Ketiga Pra Iven Bono Jazz Festival 2017, Grup Musik Punca Sebunyi Pukau Pengunjung Transmart

Alunan musik yang dimanikan oleh tujuh anak muda asal pesisir Riau ini terdengar aduhai sekali

Hari Ketiga Pra Iven Bono Jazz Festival 2017, Grup Musik Punca Sebunyi Pukau Pengunjung Transmart
Tribun Pekanbaru/ Syaiful Misgio
Hentakan suara musik yang dimainkan oleh grup musik Punca Sebunyi membuat pengunjung di lantai 1 Transmart Pekanbaru terpukau, Kamis (30/11/2017) sore 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hentakan suara musik yang dimainkan oleh grup musik Punca Sebunyi membuat pengunjung di lantai 1 Transmart Pekanbaru terpukau, Kamis (30/11) sore. Alunan musik yang dimanikan oleh tujuh anak muda asal pesisir Riau ini terdengar aduhai sekali. Tidak seperti musik kebanyakan, alunan musik yang ditampilkan dalam ajang pra iven Bono Jazz Festival 2017 kali ini benar-benar terasa nikmat untuk didengar.

Maklum, grup musik ini memang mengadopsi musik tradisi pesisir Riau yang dikemas dalam musik modren. Jadi tidak heran, jika musik ini terdengar begitu syahdu dan mendayu-dayu. Meski hanya musik intrumen, karena tidak ada vocalis yang membawakan lagu, namun setiap alunan nada-nada yang keluar dari alamat musik yang dimainakan oleh kelompok musik ini benar-benar mampu membius setiap pengunjung yang hadir di lantai 1 Transmart Pekanbaru.

Salah satu karya intrumen musik yang ditampilkan grup Punca Sebunyi sebagai pembuka pada hari ketiga ajang pra iven Bono Jazz Festival 2017 ini berjudul Geliat Senja. Selain itu, grup musik ini juga menampilkan sejumlah karya andalan mereka. Diantaranya Riau Pekan, Sahaja dan Kecamuk.

"Cukup menghibur. Karena alunan musiknya nyaman sekali didengarkan,"kata Rahmadani warga Jalan Delima salah seorang pengunjung Transmart yang ikut menyaksikan pertunjukan musik tersebut.

Selain Ramadani, sejumlah warga yang berkunjung di Transmart juga menyempatkan diri untuk berhenti sambil menyaksikan penampilan kelompok musik ini.

Para personil kelompok musik ini pun tampak lihai memainkan alat musiknya masing-masing. Sebut saja, Iwan Landel diposisi Gambus, Miko Cello diposisi Violoncello, Agus Salim diposisi Violin, Nurazman dipoisis Bass, Hendri Faizal diposisi Akordion, Hafis Tyzan diposisi Oboe, dan Andysyah Firadus diposisi Drum.

Penampilan mereka pun semakin ciamik dengan dukungan kostum yang mereka padupadankan dalam ajang ini. Para personil kelompok musik ini tampil kompak dengan mengenakan kostum lengan panjang warga hitam lengkap dengan tanjak sebagai ciri khas masyarakat Melayu.

Salah seorang pentolan grub musik Punca Sebunyi, Iwan Landel mengungkapkan, kelompok musik ini sudah eksis sejak 25 agustus 2014 lalu. Jumlah personilnya terdiri dari tujuh orang. Menariknya, personil yang tergabung didalam grup musik ini berasal dari berbagai daerah di Pekanbaru. Seperti dari Selat Panjang, Siak, Taluk Kuantan, Belitung, Sungai Pakning dan Bagan Siapi-api.

Iwan bersama kawan-kawan mengaku tidak ada melakukan persiapan khusus jelang tampil di ajang pra iven Bono Jazz Festival 2017 ini. Sebab kelompok musik ini memang sudah memiliki agenda latihan rutin setiap pekanya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved