Ini Tanggapan Amril Terhadap Keluhan Jalan Rusak Rupat Di Media Sosial

Menjadi obrolan di media sosial kondisi jalan di Rupat akhirnya Bupati Bengkalis Amril Mukminin angkat bicara.

Ini Tanggapan Amril Terhadap Keluhan Jalan Rusak Rupat Di Media Sosial
Bupati Bengkalis Amril Mukminin 

Laporan Wartawan Tribun Bengkalis Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Menjadi obrolan di media sosial kondisi jalan di Rupat akhirnya Bupati Bengkalis Amril Mukminin angkat bicara. Menurut Amril kondisi jalan yang mengalami kerusakan seperti di Rupat tidak hanya terjadi di Rupat saja.

"Kondisi kerusakan seperti itu bukan hanya di Rupat, tapi juga terjadi hampir di seluruh kabupaten Bengkalis ada beberapa titik yang mengalami kerusakan seperti ini, " ungkap Amril Mukminin, Kamis (30/11).

Pihaknya mengakui, upaya perbaikan yang sudah dilakukan pihak pemerintah memang belum berjalan dengan baik. Namun Amril berjanji akan menyelesaikannya dengan cara bertahap.

"Sudah kita rencanakan apa yang bisa kita kerjakan dengan cepat akan kita laksanakan. Kita juga sudah minta PUPR Bengkalis memetakan beberapa titik yang rusak parah, " terang Amril.

Kemudian berdasarkan spot spot jalan yang rusak parah terutama di Rupat tersebut di stanbykan alat alat berat untuk perbaikan sementara. "Namun ini juga masih ada keterbatasan, karena kita juga ada kendala jumlah alat berat," terang Amril.

Namun pihaknya telah mengupayakan dengan melakukan penandatanganan MoU bersama DPRD Bengkalis untuk pembangunan jalan Rupat dengan sistem multiyear. "Kita sudah memberikan solusi jangka panjang dengan sistem Multiyear. Kita harap ini bisa selesai di kerjakan hingga tahun 2021 mendatang, " ungkapnya.

Amril mengatakan pihaknya memang prihatin dengan kondisi jalan saat ini. Namun belum bisa berbuat banyak Karen Terkendala terkait anggaran.

"Kita juga prihatin melihat kondisi sekarang namun mau bagaimana kondisi anggaran yang ada belum mencukupi untuk menyelesaikan kerusakan jalan," kata dia.

Menurut Amril, kondisi anggaran saat ini memang dalam keadaan terbatas. Namun pihaknya berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. "Kita berharap kondisi ini tidak lama, dan bisa pulih seperti dahulu sehingga pembangunan terkendala anggaran bisa segera diselesaikan," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved