Breaking News:

Polres Meranti Tetap Pantau Kasus Dugaan Penyalahgunaan APBDes Citra Damai

"Jika tidak dipantau, nanti akan menyulitkan kami. Apalagi informasinya, mantan kadesnya tidak diketahui lagi keberadaannya," ujar Rusyandi.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

 
Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG-Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek melalui Kasat Res Krim, AKP Rusyandi Zuhri Siregar menegaskan tetap memantau kasus dugaan penyalahgunaan APBDes Citra Damai tahun 2016 oleh mantan kadesnya, Munif.

"Meskipun Inspektorat memberikan tenggat waktu selama 60 hari terhadap kepala desa untuk mengganti kerugian negara, namun kami tetap akan pantau," ujar AKP Rusyandi Zuhri, Selasa (5/12/2017).

Dengan begitu, pihaknya bisa langsung melakukan penyelidikan jika mantan Kades Citra Damai tidak bisa mengembalikan kerugian negara setelah tenggat waktu yang diberikan oleh Inspektorat berakhir.

"Jika tidak dipantau, nanti akan menyulitkan kami. Apalagi informasinya, mantan kadesnya tidak diketahui lagi keberadaannya," ujar Rusyandi.

Hal itu kata Rusyandi, sudah terjadi pada kasus penyalahgunaan APBDes tahun 2015 oleh Kepala Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rangsang.

Untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya menghabiskan waktu setahun dan biaya yang tidak sedikit.

"Mantan kadesnya kan kabur juga, sehingga perlu waktu lama untuk menangkapnya. Kami juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk menyelidiki keberadaan pelaku," ujar Rusyandi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved