Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Prusda Siap 'Jual' Potensi Rohul ke Dunia Luar

Wisata Rohul merupakan wisata yang khas yang beda dari kabupaten lain dan berbeda dari provinsi lain.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: M Iqbal
TribunPekanbaru/Donny Kusuma
Foto Bersama Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rohul Bersama para Pemenang Sayembara Tanjak dan Brand Khas Rohul 

‎Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Setelah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, resmi mengumumkan para pemenang Sayembara Desain Brand Pariwisata dan Desain Tanjak Melayu Khas Rohul.

Pengumuman pemenang lomba‎ Desain Brand Pariwisata dan Desain Tanjak Khas Rohul di aula Kantor Disparbud Rohul, Jumat (8/11/2017), dihadiri Direktur Utama Perusahaan Daerah (Peruda) Rokan Hulu Jaya atau PDRJ Jenewar Efendi S.Sos, didampingi Direktur Produksi dan Operasional Perusda Rokan Hulu Jaya Fitria Ruliani ST

‎Menanggapi Brend dan Tanjak khas Rohul Direktur Utama Perusda Rokan Hulu Jaya, Jenewar Effendi, menyambut baik dan mengapresiasi apa yang dilakukan Kepala Disparbud Rohul Yusmar yang telah membuat Sayembara Desain Brand Pariwisata dan Desain Tanjak Khas Melayu Rohul.

Ia menambahakan, dengan keluarnya brand pariwisata dan tanjak khas Melayu Rohul, tentunya akan memudahkan bagi Perusda Rokan Hulu Jaya dalam menerapkan konsep kawasan wisata yang murah, meriah dan menyenangkan bagi masyarakat

"Apalagi juga kita hari ini sudah ada Perbup untuk pengelolaan wisata di Kabupaten Rokan Hulu. Jadi pada intinya apa yang dibuat oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ini merupakan sebuah langkah awal kita untuk berpijak ke depan," imbuhnya.

"Karena memang Rokan Hulu punya beberapa potensi yang saya kira tidak kalah dengan provinsi lain. Cuma kan selama ini kita ini kan kurang memanfaatkan, kurang menjadikan ini sebagai sebuah kecintaan kita terhadap daerah. Kita lebih bangga berwisata ke luar daerah, ke Sumbar, Jakarta ke Batam dan sebagainya. Padahal sebetulnya apa yang ada di Sumatera Barat juga ada di Kabupaten Rokan Hulu," tambahnya lagi.

Jenewar mengaku ke depannya dengan adanya Brand Pariwisata dan tanjak khas Melayu Rohul, Pemkab Rohul bisa "menjual" Rohul yang sudah punya identitas ke dunia luar.

"Bahwa Rokan Hulu memiliki identitas. Jadi pariwisata kita ciptakan itu adalah pariwisata yang memiliki identitas, pariwisata yang memiliki brand sendiri yang berbeda dari yang lain, jadi tidak melulu pariwisata itu harus A atau B. Tapi Rokan Hulu punya nilai A yang plus atau B plus, ada kelebihan yang kita jual dari pariwisata Rokan Hulu ini," ujarnya.‎

Ia mengaku, bahwa wisata Rohul merupakan wisata yang khas yang beda dari kabupaten lain dan berbeda dari provinsi lain. Untuk itulah wisata Rohul bisa menarik wisatawan lokal dan mancanegara sekalipun.

Jenewar menerangkan Disparbud Kabupaten Rohul telah membuka jalan, dan Perusda Rokan Hulu Jaya akan mengisi jalan tersebut ke depan, dalam memajukan potensi pariwisata yang ada.

Dirinya berharap, kerjasamanya bukan hanya dalam persoalan pengelolaan kawasan wisata saja, namun kerjasama dalam melakukan kegiatan-kegiatan kebudayaan.

"Apakah itu sifatnya budaya, apakah itu festival lagu, apakah itu festival kesenian dan lain sebagainya. Ini menjadi kalender daerah. Ketika orang datang ke Rokan Hulu bukan hanya melihat keindahan pariwisatanya tapi juga melihat keindahan budayanya," jelasnya.

Jenewar mengaku, Perusda Rokan Hulu Jaya siap dan akan terus mensupport Disparbud Rohul dalam memajukan seluruh potensi pariwisata dan budaya yang ada di Kabupaten Rohul.

"Apalagi kita beranggapan bahwa ke depan kebudayaan dan pariwisata itu sesuatu hal yang sangat diinginkan oleh orang. Karena hari ini mereka sudah jenuh dengan pekerjaan, dan mereka butuh wisata dan butuh hiburan. Wisata tidak akan mati," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved