Kepulauan Meranti

Aspal Masih Berlubang, Warga Keluhkan Lambannya Perbaikan Jalan Rusak Akibat Mobil Crane

Pasalnya, aspal yang dikupas tersebut menimbulkan lubang yang menganga tepat di tengah badan jalan.

Aspal Masih Berlubang, Warga Keluhkan Lambannya Perbaikan Jalan Rusak Akibat Mobil Crane
tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Lubang menganga akibat proses perbaikan Jalan Diponegoro membahayakan pengendara 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Sejumlah warga Selatpanjang mengeluhkan lambatnya upaya perbaikan ruas Jalan Diponegoro dan Banglas pasca dilewati mobil crane pengangkut mesin genset milik PLN.

Saat ini pihak kontraktor yang bertanggung jawab dalam memperbaiki kedua ruas jalan tersebut masih sebatas melakukan pemotongan dan mengupas lapisan aspal yang amblas.

"Katanya perbaikan akan segera dilakukan segera, namun hingga saat ini baru pemotongan dan pengupasan aspal," ujar M Umar, warga Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Minggu (10/12/2017).

Baca: Amankan Pasangan Mesum dan Wanita Penghibur, Polsek Pangkalan Lesung Gelar Razia

Menurut Umar, aspal yang dikupas oleh kontraktor sangat berbahaya bagi pengendara jika tidak segera ditimbun.

Pasalnya, aspal yang dikupas tersebut menimbulkan lubang yang menganga tepat di tengah badan jalan.

"Selain berbahaya, badan jalan juga jadi sempit. Padahal, kedua ruas jalan tersebut merupakan titik yang ramai," ungkap Umar.

Pantauan, satu lubang di badan jalan yang terjadi akibat proses perbaikan oleh kontraktor terdapat di ruas Jalan Diponegoro menimbulkan penyempitan badan jalan.

Pasalnya, lubang tersebut berukuran cukup lebar, sekitar 120 Centimeter dengan panjang sekitar 8 Meter dan kedalaman sekitar 10 Centimeter.

Halaman
12
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved