Breaking News:

Begal

Diamuk Massa hingga Kritis, Begini Awal Penggebukan Diduga Begal di Rimbo Panjang

Sebelum ditangkap oleh warga, diduga begal tersebut dipancing seorang wanita yang juga mata-mata warga.

Penulis: | Editor: Afrizal
istimewa
Seorang diduga begal tewas diamuk massa di Dusun Dua jalur 2 Rimbo Panjang, Kampar. Sepeda motornya pun dibakar 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Sabtu (16/12) malam, sekitar pukul 21: 45 WIB, seorang diduga begal yang mengendarai motor Mio J warna putih tanpa plat, tewas diamuk massa di Dusun Dua jalur 2 Rimbo Panjang, Kampar.

Ketua Komunitas XTC  Pekanbaru, Dikha didampingi Ketua Aliansi Gerakkan Damai Pemuda, Masyarakat,dan Mahasiswa, Indra melaporkan, malam itu mereka tengah melakukan sweeping begal di Jalan Arifin Ahmad.

Disaat yang sama, mereka mendapatkan informasi bahwa dari rekannya di wilayah Rimbo Panjang, warga berhasil menangkap diduga begal dan sedang dipukuli beramai-ramai.

"Kami langsung roling ke sana semua. Saat kami sampai, massa sudah ramai menggebuki pelaku. Ia sudah terkapar babak belur. Dalam keadaan kritis, langsung dibawa oleh polisi ke rumah sakit. Di perjalanan, ia meninggal dunia,"ucap Dika.

Baca: Begini Polah Viki Sehingga Dituduh Begal, Sepeda Motornya Dibakar dan Tewas Dihajar Warga

Baca: Ini Dia Dukungan Ustadz Abdul Somad untuk Aksi Bela Palestina

Baca: Heboh Soal Ulat yang Diklaim Bisa Bunuh Manusia dalam 4 Jam, Ini Fakta Sebenarnya

Dari informasi yang didapat Dikha di lapangan, sebelum ditangkap oleh warga, diduga begal tersebut dipancing seorang wanita yang juga mata-mata warga.

Di saat mencoba melakukan aksinya, warga pun menangkap pelaku dan memukuli hingga kritis.

"Tidak hanya pelaku yang kena, motornya pun habis dibakar massa,"ucapnya.

Sebelumnya, Aliansi Gerakkan Damai Pemuda dan Komunitas XTC Pekanbaru sudah sosialiasi kepada warga, agar mewaspadai begal pada malam hari di beberapa titik Pekanbaru dan perbatasan.

"Walau sudah tertangkap dan meninggal satu orang, kami tetap terus melakukan rolling di seluruh Indonesia. Semoga kedepannya, tidak ada lagi begal beraksi dan warga yang jadi korbannya,"pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved