Target Pengumpulan Iuran Kader JKN Masih Rendah, BPJS Rencanakan Ini

Pihak BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru turut menghadirkan beberapa orang kader dengan tingkat loyalitas keder yang cukup baik

Tribun Pekanbaru/ Hendri Gusmulyadi
Pemberian penghargaan kepada kader JKN dengan tingkat capaian target yang cukup baik. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekanbaru, menggelar kegiatan pemaparan Evaluasi Kader JKN BPJS Kesehatan, di bilangan Jalan Nangka, Senin (18/12/2017).

Dalam kesempatan itu, Pihak BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru turut menghadirkan beberapa orang kader dengan tingkat loyalitas keder yang cukup baik.

Kepala Unit Keuangan dan Penagihan, Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Erwin Fadillah yang menjadi pemapar materi saat itu mengungkapkan, evaluasi kader JKN ini dilakukan guna melihat potret pelaksanaan dan kerja kader.

Pembentukan kader ini disampaiakan Erwin, sudah dilakukan pada Mei 2017 yang lalu. Dengan harapan dapat mencapai target penerimaaan iuran, kunjungan dan rekrutmen peserta BPJS Kesehatan oleh semua kader yang tergabung.

"Terjadi penyusutan kader kita, dimana penyusutan ini bukan dikarenakan program kita, namun beberapa orang kader ada yang punya kesibukan yang tak bisa ditinggalkan, ada yang sudah punya pekerjaan yang lain dan sebagainya," jelas Erwin.

Sejak dibentuknya Kader JKN pada Mei lalu terang dia, total iuran yang berhasilkan dikumpul oleh tim (seluruh kader) sebesar Rp. 31.622.000 hingga November. Jumlah itu masih jauh dari total yang ditergetkan sebesar Rp.16.500.000.000.

"Imbal jasa yang kita berikan untuk jumlah capaian tersebut (Rp. 31.622.000, red) sebesar 3.969.000. Jadi capaian target masih 0,20 persen," tuturnya.

Selama kader dibentuk, Aktivitas kunjungan penagihan hingga saat ini (November) sebesar 1.187 keluarga. Hal ini sebut Erwin masih jauh dari target yang dipasang sebesar 9.000 keluarga yang berada di Wilayah BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pekanbaru.

Hingga saat ini lanjutnya, BPJS Kesehatan masih membutuhkan lebih banyak kader JKN ini. Dimana terget semula sebesar 840 orang, hanya bisa mencapai 57 orang, yang artinya baru 7 persen.

Halaman
12
Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved