Breaking News:

Citizen Journalism

Anak dan Diabetes

Hampir 80 persen kematian pasien diabetes terjadi di negara berpenghasilan rendah-menengah.

Editor: Afrizal
istimewa
Lola Moetia Sari 

Penulis,  Lola Moetia Sari

Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Pola penyakit sekarang ini telah mengalami perubahan dengan adanya transisi epidemiologi.

Proses transisi epidemiologi dimana terjadinya perubahan pola penyakit dan kematian karena penyakit tidak menular semakin meningkat, sedangkan kematian karena penyakit menular semakin menurun.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kematian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) diperkirakan akan terus meningkat di seluruh dunia, peningkatan terbesar akan terjadi di negara-negara menengah dan miskin.

Lebih dari dua pertiga (70%) dari populasi global akan meninggal akibat penyakit tidak menular seperti kanker, penyakit jantung, stroke dan diabetes.

Dalam jumlah total, pada tahun 2030 diprediksi akan ada 52 juta jiwa kematian per tahun karena penyakit tidak menular, naik 9 juta jiwa dari 38 juta jiwa pada saat ini.

Baca: Ajaib! Ilmuwan ITB Sulap Limbah Menjadi Aspal Solusi Banjir

Baca: Ditinggal Orangtua Sejak Lahir, Bayi 6 Bulan Bolak-balik ke Rumah Sakit, Kisahnya Bikin Sedih 

Menurut Riset Kesehatan Dasar 2013, diabetes melitus adalah penyakit metabolisme yang merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang karena adanya peningkatan kadar glukosa darah di atas nilai normal.

Penyakit ini disebabkan gangguan metabolisme glukosa akibat kekurangan insulin baik secara absolut maupun relatif.

Ada 2 tipe diabetes melitus yaitu diabetes tipe I/diabetes juvenile yaitu diabetes yang umumnya didapat sejak masa k anak-k anak dan diabetes tipe II yaitu diabetes yang didapat setelah dewasa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, lebih dari 220 juta orang di dunia mengidap diabetes.

Jumlah ini mungkin akan lebih dari 2 kali lipat pada 2030 tanpa intervensi bersama.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved