Wagubri Apresiasi Kepengurusan KONI Periode 2014-2018
Emrizal berharap bagi siapapun yang memimpin KONI Riau kedepannya agar bisa memperhatikan beberapa PR ini untuk kemajuan dan peningkatan prestasi
Penulis: Rino Syahril | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim berikan apresiasi atas prestasi olahraga yang sudah diraih dan juga kelancaran pelaksanaan PON 2012 lalu di Riau.
"Prestasi yang telah diraih Riau itu diantaranya menjadi juara umum pada ajang Porwil di Bangka Belitung 2015 lalu dan rangking 6 besar di PON 2016" ucap Wan Thamrin Hasyim saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Musorprov KONI Riau IX, Rabu (20/12/2017) malam.
Oleh karena itu Wan Thamrin Hasyim mengajak para pengurus KONI Riau untuk melakukan evaluasi dan terus bersama-sama bersinergi membina dan melahirkan atlet-atlet terbaik bagi Riau."Saya salut kepada Ketua KONI Riau Emrizal Pakis, karena dimasa kepemimpinannya atlet Riau di daerah terus dibina hingga menjadi yang terbaik. Bahkan tidak mengandalkan atlet luar atau impor, karena untuk prestasi itu tidak instan," ucap Wagubri.
Sementara itu Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis menyampaikan, selama masa jabatannya sejak 2014 hingga 2018 ini masih banyak tugas yang masih belum selesai dilaksanakan khususnya pada bidang keorganisasian di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau.
"Masih ada PR yang belum selesai, khususnya kegiatan keorganisasian seperti pengprov yang masa periodenya sudah berakhir tapi belum melaksanakan musyawarah dan itu perlu segera dilakukan," ucap Emrizal.
Bahkan kata Emrizal, infrastruktur bekas PON Riau juga masih terbengkalai atau kurang dimanfaatkan karena proses pembangunan yang belum selesai serta jarang digunakan atlet untuk berlatih."Diantaranya venuebowling dan menembak yang masih kurang perhatian hingga belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para atlet dan pengprov untuk berlatih," ungkap Emrizal.
Apalagi memasuki tahun 2018 mendatang KONI Riau harus mempersiapkan diri untuk menghadapi PON XX yang berlangsung di Papua pada tahun 2020 mendatang." Jadi Tahun 2018 mendatang kita sudah harus mempersiapkan atlet untuk PON 2020 dan tahun berikutnya sudah memasuki tahap pemantapan atlet. Saat ini ada 24 atlet Riau yang dipanggil untuk mengikuti seleknas Asian Games 2018," terang Emrizal.
Untuk itu Emrizal, berharap bagi siapapun yang memimpin KONI Riau kedepannya agar bisa memperhatikan beberapa PR ini untuk kemajuan dan peningkatan prestasi olahraga Riau yang cukup bagus dikancah nasional," paparnya.
Ketua Panitia Pelaksana Musorprov KONI Riau IX, Edward Sanger menambahkan, saat ini sudah tercatat 50 pengprov cabor menjadi peserta."Jadi setiap pengprov cabor mengirimkan tiga orang perwakilannya untuk mengikuti musorprov. Tiga orang perwakilan pengrov cabor ini terdiri dari Komisi A bidang organisasi, Komisi B bidang prestasi serta Komisi C bidang umum dan keuangan," kata Edwar.
Oleh karena itu Edward berharap para kandidat maupun pendukung bisa menjaga sportifitas dan jangan sampai pelaksanaan musorprov justru menimbulkan perpecahan."Jangan sampai musorprov menjadikan kita terpecah-belah, mari kita bersama-sama untuk fokus memajukan dan meningkatkan prestasi olahraga Riau untuk persiapan menghadapi PON 2020 mendatang di Papua," ungkap Edwar. (rsy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/wagubri-apresiasi-koni-riau_20171221_185530.jpg)