Kecelakaan Maut di Jalan Bypass Pisang, Warga Belimbing Tewas di Tempat

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bypass Ketaping KM 7, Pisang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang

Kecelakaan Maut di Jalan Bypass Pisang, Warga Belimbing Tewas di Tempat
NET
Ilustrasi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bypass Ketaping KM 7, Pisang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat (22/12/2017).

Truk bernomor polisi BK 9697 CW yang datang dari arah Air Pacah, menabrak pasangan suami istri yang tengah mengendarai sepeda motor BA 3639 QB yang datang dari arah yang sama.

Akibatnya, pasangan suami istri yang diketahui bernama Syamsuar (62) dan Yenniwati (57), warga Perum Belimbing, Jalan Salak II /155, Kecamatan Kuranji itu langsung terjatuh dari sepeda motornya.

Namun naas, saat terjatuh, Yenniwati yang saat itu tengah berboncengan dengan suaminya, langsung tewas di tempat setelah digilas ban truk yang menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban.

Sedangkan suami korban, Syamsuar, mengalami luka-luka dibagian kaki, tangan dan kepala. Aparat kepolisian yang datang ke lokasi kejadian sekitar 10 menit setelah kejadian, langsung membawa korban ke Semen Padang Hospital.

Kanit Laka Polresta Padang AKP Muzhendri, menyebut bahwa pihaknya sudah mengamankan
sepeda motor dan truk, termasuk menahan pengemudi truk bernama Saipul (34), warga Jalan Prof DR Hamka Lantai II, Kelurahan Bulian Tebing Tinggi Kota Medan

"Selain mengamankan kedua kendaraan san menahan sopir truk, kami juga melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut," kata Muzhendri kepada tribunpadang.com, Jumat.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, lanjutnya, kecelakaan maut itu disebabkan oleh kelalaian sopir truk. Harusnya, kata Muzhendri, sopir truk tersebut tidak mengambil jalur kiri.

"Kata saksi yang melihat, truk tersebut harusnya mengambil jalur kanan, tapi malah mengambil jalur kiri. Padahal di jalur kiri itu ada sepeda motor. Jadi akibat kelalaian sopir truk, kecelakaan tidak dapat dihindarikan," ujarnya.(*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved