Siak

Tualang dan Kandis Jadi Kecamatan Paling Tidak Aman di Kabupaten Siak

Ukuran paling tidak aman diambil dari data kasus curat, curas dan curanmor yang terjadi

Tualang dan Kandis Jadi Kecamatan Paling Tidak Aman di Kabupaten Siak
TribunPekanbaru/Mayonal
Kapolres Siak AKBP Barliansyah memberikan keterangan tentang kasus C3 kepada wartawan, Jumat (29/12/2017) di lantai II Polres Siak. 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Tidak diragukan lagi, jika kecamatan Tualang dan Kandis paling tidak aman di kabupaten Siak. Sebab, 2 wilayah itu padat penduduk dan sangat heterogen.

Kandis berada di jalur jalan lintas Pekanbaru-Medan. Sementara Tualang merupakan kota industri, serta kecamatan terpadat di kabupaten Siak.

Ukuran paling tidak aman diambil dari data kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) serta Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) di Polres Siak. Ketiga kasus yang ditakuti warga tersebut dikenal dengan istilah kasus C3.

Kapolres Siak AKBP Barliansyah bersama Kasat Reskrim AKP Hidayat Perdana, mengungkapkan, kedua kecamatan itu paling rawan terhadap ketiga kasus itu di kabupaten Siak. Polres Siak memberikan tinta kuning terhadap kedua kecamatan tersebut.

"Kasus C3 memang terbanyak di dua kecamatan itu sepanjang tahun. Inilah yang menjadi pendalaman bagi kami untuk menekan angka kasus C3 agar tahun depan berkurang, atau kalau bisa tidak ada lagi," kata dia, Jumat (28/12/2017).

Ia menguraikan, sepanjang 2017 terdapat 102 kasus Curat. Di tualang sebanyak 22 kasus dan Kandis 26 kasus. Setiap bulan rata-rata ada 2 kasus pada kedua kecamatan ini.

Sementara kasus Curas selama 2017 sebanyak 23 kasus. Di Tualang 6 kasus dan Kandis 6 kasus. Dibandingkan dengan kecamatan lain, kedua kecamatan ini masih rekor. Berarti Curas terjadi di 2 kecamatan itu sebanyak 1 kali dalam 2 bulan.

Sedangkan Curanmor sepanjang 2017 sebanyak 50 kasus. Di Tualang 9 kasus sedangkan Kandis 13 kasus.

"Hampir tiap bulan ada saja warga yang kehilangan sepeda motor. Tentu perasaan masyarakat sekitar masih was-was," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved