Atasi Konflik dengan Manusia, Yayasan TNTN Patroli dengan 3 Ekor Gajah Jinak

Balai TNTN mempercayakan tiga ekor gajah kepada Yayasan TNTN untuk dikelola guna melakukan patroli dan mengantisipaai konflik gajah dengan manusia

Tribun Pekanbaru/ Theo Rizky
Seekor anak gajah berada dekat dengan induknya di camp flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Kamis (23/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Populasi gajah Sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) hingga saat ini diperkirakan 100 sampai 110 ekor.

Dalam kehidupannya di dalam hutan dalam mencari makan, gajah memiliki jalur migrasi, dan kawasan TNTN satu di antara jalur gajah. Namun, kini hutan TNTN yang dulunya tempat hidup gajah mencapai 83 ribu hektar lebih, kini hanya tinggal 20 ribu hektar lebih, selebihnya sudah berubah menjadi kebun sawit.

Malahan, di dalam kawasan TNTN kini sudah hidup masyarakat sebanyak 2.000 kepala keluarga lebih atau diperkirakan 6.000 jiwa.

Sekitar kawasan TNTN, juga sudah dikelilingi kebun sawot warga, dan juga areal konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Baca: VIDEO: Asyik Main Ponsel Saat Hendak Naik Lift, Akibatnya Kaki Putus

Atas kondisi itu, tempat hidup gajah semakin sempit, sehingga terkadang dalam mencari maka. berjumpa dengan manusia. Situasi ini kadang memakan korban nyawa, baik dari gajah mauoun manusia.

Yayasan TNTN sebagai Non Goverment Organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bekerjasama dengan NGO lainnya dan Balai TNTN berusaha meminimalisir konflik gajah dengan manusia tersebut. NGO yang bekerjasama dengan Yayasan TNTN di antaranya TFCA dan Pundi Sumatera.

Satu di antaranya dengan memanfaatkan gajah jinak.

Saat ini, Balai TNTN mempercayakan tiga ekor gajah kepada Yayasan TNTN untuk dikelola guna melakukan patroli dan mengantisipaai konflik gajah dengan manusia di sekitar kawasan TNTN.

Halaman
123
Penulis: Nolpitos Hendri
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved