Breaking News:

Baru Sekedar Petakan Persoalan Revitalisasi TNTN Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat

Ia beralasan jika tim Revitalisasi baru sekedar memetakan persoalan untuk disusun upaya penangganan persoalan.

ISTIMEWA
Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kamis (12/1/2017) ditemukan dalam kondisi berasap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Pembahasan hasil kerja tim revitalisasi TNTN dibahas lebih lanjut di Kementerian KLHK.

Hariyoni mengatakan jika hasil kerja tim nantinya akan diterapkan di seluruh daerah lainnya yang memiliki persoalan sama dengan TNTN, seperti di Papua dan Kalimantan.

"Saya pikir kebijakan ini bisa tidak dilaksanakan di Papua, Kalimantan. Ini yang perlu kita lakukan. Agar kebijakan tidak kontra produktif di Papua, Kalimantan, ini makanya pimpinan lagi menggodok," sebutnya.

Sementara, luas hutan alam di kawasan Tesso Nilo, Riau, tinggal tersisa 23 ribu hektare.

Baca: Meski di Pelosok Puskemas Teluk Belitung Kepulauan Meranti Sukses Raih Akreditasi Utama Kemenkes RI

Baca: Pernah Merasa Dihimpit Sesuatu Saat Lagi Tidur? Berikut Kisah tentang Ketindihan di Seluruh Dunia

Luasan lahan ini terus berkurang seiring ativitas perambahan dan alih fungsi menjadi perkebunan.

Tahun 2014 pemerintah menetapkan luas lahan taman nasional harus 81.791 hektare.

Dari lahan tersisa 23 ribu hektare, 20 ribu hektare di antaranya sudah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

TNTN sendiri berada di tiga kabupaten, Pelalawan, Kampar, dan Indragiri Hulu. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved