Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ditekuk Persija 3 - 0, Pelatis PSPS Akui Dapat Pelajaran Berharga

PSPS menelan kekalahan di laga perdana penyisihan group D Piala Presiden 2018 dari Persija Jakarta

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor:
tribunpekanbaru/Doddy Vladimir
Calon pemain PSPS yang mengikuti seleksi melakukan latihan bersama Pelatih Kepala Jafri Sastra di Satdion Kaharuddi Nasution, Rumbai 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PSPS menelan kekalahan di laga perdana penyisihan group D Piala Presiden 2018 dari Persija Jakarta. Jajaran pelatih PSPS mengaku mendapatkan pelajaran berharga dalam laga ini.

Bentrok pada Jumat malam (19/1/2018), di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, PSPS ditekuk dengan skor 0 - 3. Tiga gol Persija dalam pertandingan ini dicetak Marco Simic pada menit 25 dan Ismed Sofyan pada menit 50 lewat titik putih. Menit 85, Bambang Pamungkas mengunci kemenangan Persija Jakarta.

Skuad PSPS sempat mencetak gol pada menit 12 lewat Osas Saha namun gol dianulir wasit karena sudah offside terlebih dahulu.

Dalam pertandingan ini, PSPS diprediksi menetapkan permainan bertahan. Sebab menempatkan dua pemain di posisi gelandang bertahan yakni Aliyah Alfuad dan Victor Pae.

Namun kenyataannya, PSPS berani meladeni permainan Persija Jakarta dengan permainan terbuka. Perang lini tengah pun terjadi untuk perebutan bola.

Pertandingan kedua tim diwarnai hujan. Bahkan pertandingan babak kedua ditunda hingga 30 menit lebih akibat genangan air di lapangan. Hujan memang mulai mengguyur dipenghujung babak pertama.

Pelatih PSPS Jafri Sastra mengakui keunggulan Persija Jakarta dalam pertandingan tersebut. Secata hasil memang tidak memuaskan.

Diakuinya, Persija Jakarta memiliki personil yang kuat di semua lini. Kualitas Persija pun berada diatas PSPS.

Walau demikian, jajaran pelatih sudah menyiapkan strategi menghadapi Persija. Star tega tersebut dimarahinya dalam tiga kali latihan sebelum pertandingan. Namun strategi tersebut buyar akibat guyuran hujan.

"Di awal babak pertama, sesuai dengan skema latihan kita sehingga kita bisa mencetak gol walau offside. Tapi karena hujan, kita belum pernah latihan bola longsor pass," kata Jafri Sastra, Jumat malam (19/1/2018).

Dikatakannya, pihaknya memang sengaja menempatkan dua pemain di posisi gelandang bertahan. Ini untuk mengimbang gelandang Persija dalam penguasaan bola.

Jafri mengatakan pihaknya berharap di babak kedua bisa membalas gol, justru Persija memasukkan pemain yang lebih agresif. Sehingga Persija yang bisa menambah dua gol di babak kedua.

Catatannya, ada beberapa kesalahan yang dilakukan anak asuhannya sehingga tercipta gol. Gol kedua dari titik putih diakuinya memang kesalahan kiper.

Sedangkan gol ketiga karena terlambatnya pemain PSPS menutup bola crossing menuju Bambang Pamungkas. Sehingga pemain dengan leluasa menerima bola dan leluasa juga melakukan tendangan ke gawang.

"Ini pelajaran berharga yang kita dapat dalam pertandingan ini. Ini yang akan kita perbaiki kedepannya. Semoga dua laga selanjutnya kita bisa lebih baik," kata Jafri Sastra.

Setelah lawan Persija ini, PSPS juga akan menghadapi dua tim lainnya yang kualitasnya juga diatas PSPS. Yakni Bali United dan Borneo FC.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved