Breaking News:

Polisi Buru Bandar Besar Pemasok Sabu ke Pasutri yang Jualan dengan Sistem Barter

"Masih kita kembangkan. Menurut pengakuan pelaku, barang didapat dari bandar berinisial DN dari Dumai," ungkap dia.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Afrizal
tribunpekanbaru/budirahmat
Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga saat rilis pengungkapan sabu-sabu. 

Ketiganya duduk saling bersebelahan di dekat tangga dalam kegiatan ekspos kasus saat itu.

Ketiganya ditangkap aparat dari Unit Reskrim Polsek Tampan, Rabu (17/1/2018).

Mereka diduga merupakan satu jaringan pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Si pasutri AP dan MS merupakan pengedar, sementara IR adalah pemasok sabu.

Pengungkapan ini berawal dari informasi yang didapat dari petugas.

Yakni, di rumah pasutri itu yang beralamat di Jalan Kelulut Ujung, kerap dijadikan tempat transaksi jual beli sabu.

Atas informasi itu, petugas pun bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian.

"Dengan dipimpin Kanit Reskrim Iptu Eru Alsepa, anggota melakukan upaya undercover buy (pemancingan) terhadap para pelaku," ucap Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga, Jumat pagi.

Ketika di lokasi, yakni rumah pasutri tersebut ada pelaku MS (istri AP). Dirinya lalu keluar dari rumah dengan membawa paket kecil sabu yang dipesan, dalam upaya pemancingan petugas.

"Pelaku MS langsung diamankan. Dari sana lalu kita lakukan pemancingan kembali, kali ini kepada pelaku AP yang merupakan suami dari pelaku MS. Saat itu dia memang tidak sedang berada di rumah," sebut Kapolsek.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved