Breaking News:

Polisi Buru Bandar Besar Pemasok Sabu ke Pasutri yang Jualan dengan Sistem Barter

"Masih kita kembangkan. Menurut pengakuan pelaku, barang didapat dari bandar berinisial DN dari Dumai," ungkap dia.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Afrizal
tribunpekanbaru/budirahmat
Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga saat rilis pengungkapan sabu-sabu. 

Tak lama berselang, AP pun pulang ke rumah. Saat itulah dia langsung disergap oleh petugas yang sudah melakukan pengepungan.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah itu, tepatnya di dalam kamar petugas menemukan 1 paket sabu berada dalam dompet kecil dalam tas warna coklat yang tergantung dilemari.

Kemudian 5paket sabu bersamaan dengan sebuah timbangan digital, 2 bungkus plastik bening, 4 buah mancis, 5 pipet plastik ditemukan di atas meja dalam kamar, uang tunai Rp. 3,5 Juta sisa hasil transaksi.

Tak hanya itu, ada juga buku catatan rekapan transaksi sabu dan sebuah bong yang ada di atas speaker dalam kamar.

Pada saat penggeledahan berlangsung, didapati juga 8 unit sepeda motor. Termasuk senjata jenis airsoft gun dan puluhan handphone berbagai merk.

"Saat kita introgasi, sabu-sabu ternyata menurut pengakuan AP dan MS dipasok oleh pelaku berinisial IR. Petugas kembali melakukan pengembangan untuk menangkap IR," papar Kari lagi.

Walhasil, kedua pelaku AP dan MS diminta petugas untuk menghubungi IR. Tujuannya dipancing agar bisa mengantar sabu-sabu lainnya.

Akhirnya, IR berhasil ditangkap oleh personel yang sudah standby di jalanan pinggir hutan, dekat rumah AP dan MS.

Tanpa perlawanan berarti, IR diamankan berikut barang bukti sabu seberat 16,26 gram seharga 17 juta.

"Jadi total sabu yang diamankan sekitar 23,73 gram dari ketiga pelaku," beber Kapolsek Tampan.

Ia menerangkan, selain dengan uang, ternyata pasutri ini juga menyediakan sistem barter sabu dengan sejumlah barang atau benda berharga.

Seperti handphone, jam tangan, hingga sepeda motor. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved